SuaraBanten.id - Kakak kandung mantan Walikota Cilegon, Tubagus (Tb) Iman Ariyadi yang divonis atas kasus suap izin pembangunan mal Transmart Kota Cilegon, Ati Marliyati, maju sebagai Calon Walikota Cilegon (Calwalkot) periode 2016-2021.
Ati yang sebelumnya menjabat Kepala Bappeda Kota Cilegon, memutuskan mundur setelah mengajukan diri sebagai Cawalkot.
"Sudah mundur dari ASN, mundur dari BUMD juga sudah, hari ini melakukan pendaftaran," kata Ati, usai mendaftatkan diri untuk mengikuti seleksi Cawalkot Cilegon di gedung DPRD Kota Cilegon, Banten, Kamis (04/04/2019).
Meski sang adik telah divonis dalam persidangan, Ati mengaku tak ada beban dengan hal tersebut.
"Enggak ada beban, Insyaallah. Semua itu is Pak Iman mungkin ujian, Pak Iman juga melakukan hal-hal yang terbaik buat Kota Cilegon, tinggal media bantu saja nanti," terangnya.
Ati sendiri berharap bisa mendulang suara dari partai politik yang dahulu mendukung adiknya dalam Pilwalkot Cilegon.
"Mudah-mudahan parpol yang mendampingi Pak Iman dulu, mudah-mudahan kita tetap solid dan kita masih melakukan loby-loby politik," jelasnya.
Untuk dikeathui, selain sang adik yang tesandung kasus korupsi, Bapak Ati Marliyati, Tb Aat Syafaat yang merupakan mantan Walikota Cilegon dua periode juga terkena kasus korupsi di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Ati mengaku ingin membantu Edi Ariyadi menyelesaikan pembangunan di Kota Baja, hingga tahun 2021 mendatang.
Baca Juga: Korsel Pulangkan 10 Jasad Prajurit China Korban Perang di Semenanjung Korea
"Pak Edi ada sisa waktu yang harus dipenuhi untuk menyelesaikan RPJMD," ujarnya.
Untuk diketahui, saat ini Wali Kota Cilegon dijabat Edi Ariyadi yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Walkot Cilegon.
Kontributor : Yandhi Deslatama
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sederhana dan Gemar Bercanda, Ini Sosok Mantan Wali Kota Serang Syafrudin di Mata Budi Rustandi
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi, Kepala Unit Jadi Tersangka
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi