Polda Banten Ungkap Identitas Mayat Terapung di Perairan Lampung

Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea, menjelaskan bahwa proses identifikasi oleh tim medis dan kepolisian telah memastikan identitas asli dari korban.

Andi Ahmad S
Senin, 28 September 2026 | 17:31 WIB
Polda Banten Ungkap Identitas Mayat Terapung di Perairan Lampung
ilustrasi mayat ditemukan di perairan Lampung. [pixabay]
Baca 10 detik
  • Polda Banten mengonfirmasi jenazah di perairan Lampung bernama Rangga Adriana dan tidak terkait KM Arupadatu 1.
  • Tim DVI Polri mengidentifikasi jenazah di Pulau Enggano sebagai Sukarman, kru kapal KM Arupadatu 1.
  • Kapal KM Arupadatu 1 membawa delapan orang yang hilang kontak di Selat Sunda saat meliput erupsi.

SuaraBanten.id - Polda Banten mengonfirmasi bahwa temuan jenazah di perairan Pekon Balam, Pesisir Barat, Lampung, tidak berhubungan dengan insiden hilangnya kapal rombongan wartawan (KM Arupadatu 1) di Selat Sunda pada Minggu (7/9).

Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea, menjelaskan bahwa proses identifikasi oleh tim medis dan kepolisian telah memastikan identitas asli dari korban tersebut.

"Kami memastikan bahwa penemuan mayat di perairan Pekon Balam, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, tidak berkaitan dengan KM Arupadatu I," ungkap Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea, Senin (28/9/2026).

Ia menjelaskan dari temuan jenazah di Kawasan Pesisir Barat, Lampung, saat ini identitasnya telah terverifikasi melalui serangkaian pemeriksaan medis dan identifikasi yang dilakukan oleh tim kepolisian setempat.

Baca Juga:Mayat Perempuan Ditemukan di Kebun Warga di Serang, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

"Berdasarkan hasil pemeriksaan medis dan visum, jenazah tersebut diketahui bernama Rangga Adriana bin Udin Safrudin (17), seorang remaja laki-laki yang merupakan warga Pekon Hanakau, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat," jelasnya.

Menurut dia, awal mula penemuan jenazah tersebut diketahui oleh seorang warga bernama Binani (61). Saat itu, ia hendak melaut untuk mencari ikan pada Jumat (25/9) sekitar pukul 05.25 WIB.

"Saksi melihat sesosok mayat mengambang yang kemudian terbawa arus dan ombak hingga ke sekitar pesisir pantai Pekon Balam," ucapnya.

Menerima laporan tersebut, tim SAR gabungan langsung bergerak melakukan penjemputan dan membawa jenazah ke Puskesmas Pugung Tampak untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Pihak keluarga korban pun telah membuat surat penolakan autopsi dan langsung membawa jenazah tersebut untuk dimakamkan secara layak.

Baca Juga:Istri Korban Hilang Kapal Arupadhatu 1 Minta Pencarian Dilanjutkan hingga Krui dan Enggano

Polda Banten mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru mengaitkan setiap penemuan jenazah di wilayah perairan dengan peristiwa hilangnya KM Arupadatu I sebelum ada hasil pemeriksaan dan verifikasi resmi dari pihak berwenang.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi. Setiap informasi terkait KM Arupadatu I tentu akan disampaikan berdasarkan hasil verifikasi dan pemeriksaan resmi. Masyarakat kami harapkan mengutamakan informasi dari sumber yang dapat dipertanggungjawabkan," kata dia.

Sebelumnya, pihak kepolisian mengungkapkan hasil pencocokan DNA antara sampel antemortem terhadap jenazah yang ditemukan di Pulau Enggano, Bengkulu, identik dengan identitas Surakman atau Sukarman (60), salah satu kru kapal cepat KM Arupadatu I yang membawa rombongan jurnalis hilang kontak.

Kepastian identitas tersebut diperoleh setelah tim Disaster Victim Investigation (DVI) Pusdokkes Polri melakukan pemeriksaan dan pencocokan data DNA secara mendalam.

Berdasarkan hasil pemeriksaan DNA operasi DVI Pusdokkes Polri terhadap jenazah yang ditemukan di Pulau Enggano, secara genetik dengan kode PM/62/P.Enggano/01, teridentifikasi sebagai Sukarman, ABK kapal yang merupakan ayah biologis dari Yayat (anak).

Untuk tahapan identifikasi temuan jenazah ini bermula dari operasi SAR terhadap delapan orang yang terdiri atas lima jurnalis dan tiga kru kapal Arupadatu I yang hilang kontak setelah bertolak dari Dermaga Pagedongan Carita, Kabupaten Pandeglang, pukul 14.00 WIB, untuk meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak