- Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang menyatakan kualitas udara tetap sedang selama paparan abu vulkanik.
- Pemerintah memantau kualitas udara secara berkala di empat stasiun menggunakan data ISPU KLH secara konsisten.
- Gunung Anak Krakatau masih mengalami erupsi strombolian sehingga masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius tiga kilometer.
"Selain abu vulkanik, erupsi ini juga melontarkan batuan. Karena itu, kami merekomendasikan agar tidak ada aktivitas warga dalam radius 3 kilometer. Kepada wisatawan atau siapa pun, saya imbau untuk tetap menjauh dari radius bahaya," tegas Nugraha.
Kondisi ini membuat pemantauan kualitas udara di Tangerang menjadi penting. Udara yang masih berada pada kategori sedang bukan berarti ancaman dari aktivitas Gunung Anak Krakatau telah berakhir.
Pemerintah tetap meminta masyarakat mengandalkan informasi resmi, menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, serta menghindari kawasan yang masuk radius bahaya erupsi.
Baca Juga:Kabar Terakhir 5 Jurnalis Sebelum Hilang Kontak di Gunung Anak Krakatau