Masih Banyak Anak Putus Sekolah di Tangerang?

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar, menegaskan bahwa penanganan ATS memerlukan sinergi menyeluruh.

Andi Ahmad S
Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:42 WIB
Masih Banyak Anak Putus Sekolah di Tangerang?
Ilustrasi belajar di kelas. [Dok Suara.com/AI]
Baca 10 detik
  • Pemerintah Kota Tangerang membentuk tim lintas sektor untuk menangani masalah anak putus sekolah melalui program Gampang Sekolah.
  • Berbagai perangkat daerah dan wilayah bekerja sama melakukan pendataan, verifikasi, serta kunjungan langsung ke rumah warga.
  • Dinas terkait memberikan solusi sosial, administrasi kependudukan, perlindungan anak, serta peningkatan mutu dan keamanan lingkungan sekolah.

SuaraBanten.id - Pemerintah Kota Tangerang, Provinsi Banten, mengambil langkah nyata untuk memastikan setiap anak mendapatkan hak atas pendidikan.

Melalui pembentukan tim lintas sektor, berbagai perangkat daerah hingga kewilayahan dirangkul untuk menginventarisir Anak Tidak Sekolah (ATS) agar mereka dapat kembali belajar sesuai kebutuhan masing-masing.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar, menegaskan bahwa penanganan ATS memerlukan sinergi menyeluruh.

Oleh karena itu, kolaborasi ini dirancang agar intervensi di lapangan berjalan efektif dan menyasar langsung akar permasalahan.

Baca Juga:Kemeriahan Ngeropok, Saat Berkah Panjang Mulud Melimpah di Lopang Serang

Tim tersebut akan melibatkan sejumlah perangkat daerah di antaranya Bappeda, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Disdukcapil, Diskominfo dan DP3AP2KB. Perangkat kewilayahan juga memiliki peran penting karena menjadi ujung tombak dalam proses validasi data dan pelaksanaan intervensi di lapangan.

Ia menjelaskan, masing-masing perangkat daerah memiliki peran sesuai dengan kewenangan. Bappeda berperan dalam koordinasi perencanaan dan kebijakan lintas sektor, sementara Dinas Pendidikan memastikan akses serta mutu pendidikan.

”Dinas Sosial turut berperan dalam melihat akar persoalan sosial ekonomi keluarga. Sementara Dukcapil membantu menyelesaikan kendala administrasi kependudukan yang dapat memengaruhi akses anak terhadap layanan pendidikan,” kata Wahyudi.

Dia menambahkan, di tingkat kewilayahan, kelurahan dan kecamatan akan diperkuat dalam proses verifikasi. Operator sekolah juga dilibatkan untuk mencocokkan data dengan kondisi faktual di lapangan.

Langkah tersebut dilakukan agar pemerintah memiliki gambaran yang lebih akurat mengenai kondisi anak sekaligus dapat menentukan bentuk intervensi yang sesuai.

Baca Juga:Crazy Rich Cilegon Bagi-bagi Durian ke Ratusan Anak Yatim di Momen HUT PAN ke-28

”Penanganan tidak berhenti pada proses pendataan. Pemkot Tangerang juga menyiapkan pendekatan langsung melalui home visit dengan melibatkan perangkat kewilayahan. Pendekatan tersebut dilakukan untuk memberikan edukasi kepada keluarga sekaligus memahami kendala yang membuat anak tidak melanjutkan pendidikan,” papar Wahyudi.

Selain memperluas akses pendidikan, intervensi juga diarahkan pada peningkatan mutu dan penciptaan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman. Pemkot Tangerang mendorong pembelajaran mendalam, pembiasaan positif serta penguatan sekolah ramah anak sebagai bagian dari upaya menjaga keterikatan anak dengan sekolah.

DP3AP2KB juga memiliki peran dalam memberikan perlindungan dan pencegahan pernikahan dini, termasuk pendampingan psikologis bagi anak yang menghadapi trauma, kekerasan maupun persoalan lainnya.

”Dari sisi tata kelola, Pemkot Tangerang akan memperkuat dashboard monitoring terpadu dengan melakukan sinkronisasi data pendidikan, administrasi kependudukan dan data kesejahteraan sosial. Integrasi tersebut diharapkan dapat menjadi basis dalam menentukan kebijakan dan intervensi secara lebih tepat,” kata Wahyudi.

Melalui pembentukan tim lintas sektor, Pemkot Tangerang berkomitmen memperkuat ekosistem pendidikan melalui program Gampang Sekolah. "Pemerintah juga akan melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala untuk memastikan intervensi berjalan berkelanjutan dan setiap anak tetap memiliki kesempatan memperoleh pendidikan," katanya. [Antara].

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini