Stop Bayar Jutaan! Serum Anti Bisa Ular Gratis Kini Tersedia di Puskesmas Badui

Masyarakat Suku Badui yang berpenduduk 11.600 jiwa tersebar di 68 perkampungan

Muhammad Yunus
Kamis, 02 Oktober 2025 | 19:55 WIB
Stop Bayar Jutaan! Serum Anti Bisa Ular Gratis Kini Tersedia di Puskesmas Badui
Ilustrasi warga digigit ular [Solopos.com]
Baca 10 detik
  • Populasi habitat ular yang bisa mematikan berkembang di kawasan hutan maupun tempat yang suhunya dingin
  • Sepanjang September 2025 warga Badui yang menjadi korban gigitan ular berbisa sudah bisa ditangani
  • Pemerintah menyiapkan obat ABU antara 5 sampai 10 vial per puskesmas penyangga masyarakat Badui

SuaraBanten.id - Persediaan obat serum Anti Bisa Ular (ABU) di kawasan permukiman Suku Badui di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten terpenuhi di semua puskesmas penyangga masyarakat adat setempat.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Kabupaten Lebak yang memenuhi persediaan obat serum ABU itu," kata Sekretaris Desa Kanekes Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak Medi saat dihubungi di Rangkasbitung, Lebak, Kamis 2 Oktober 2025.

Masyarakat Suku Badui yang berpenduduk 11.600 jiwa tersebar di 68 perkampungan kini sudah bisa ditangani perawatan medis di puskesmas setempat jika menjadi korban gigitan ular berbisa jenis ular tanah (Calloselasma rhodostoma)

Populasi habitat ular yang bisa mematikan itu, berkembang di kawasan hutan maupun tempat yang suhunya dingin.

Baca Juga:Rahasia Ekonomi Suku Badui: Kencur dan Jahe Hasilkan Jutaan Rupiah

Oleh karena itu, masyarakat Badui setiap membuka ladang untuk pertanian dengan melakukan pembabatan rerumputan ilalang hingga penebangan pohon dipastikan menjadi korban gigitan ular berbisa.

Sepanjang September 2025 warga Badui yang menjadi korban gigitan ular berbisa sudah bisa ditangani, dengan perawatan medis di puskesmas penyangga masyarakat Badui, seperti Puskesmas Leuwidamar, Cisimeut, Cirinten, Bojong Manik, Muncang dan Sobang.

Sebelumnya, kata dia, masyarakat Badui kesulitan untuk mendapatkan obat serum ABU, sehingga terpaksa dilakukan perawatan medis ke RSUD Adjidarmo Rangkasbitung hingga RSUD Banten.

Kesulitan obat serum ABU di kawasan masyarakat Badui selama ini mengakibatkan kematian akibat keterlambatan untuk mendapatkan penanganan medis.

Selain itu juga ada warga Badui Dalam korban gigitan ular tanah berobat ke mantri yang mengaku dari Cilograng dan sempat diminta uang Rp3 juta untuk mengobatinya.

Baca Juga:Cara Masyarakat Badui Dukung Program Ketahanan Pangan

Namun, warga Badui memprotesnya dan akhirnya kesepakatan memberikan uang Rp500 ribu.

"Kami berharap dengan terpenuhi obat serum ABU itu, tentu masyarakat Badui jika korban gigitan ular bisa ditangani puskesmas setempat," katanya.

Kepala Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Endang Komarudin mengatakan pemerintah daerah kini menyiapkan obat ABU itu antara 5 sampai 10 vial per puskesmas penyangga masyarakat Badui.

"Semua persediaan ABU tersebar di lima puskesmas penyangga masyarakat Badui, seperti Puskesmas Cisimeut, Cirinten, Bojongmanik, Muncang, dan Sobang terpenuhi," katanya.

Sementara itu, Ketua Koordinator Sahabat Relawan Indonesia (SRI) Muhammad Arif Kardiat mengatakan berdasarkan data SRI dari Januari sampai Agustus 2025 tercatat sebanyak 49 warga Badui menjadi korban gigitan ular tanah dan tujuh di antaranya dilaporkan meninggal dunia.

Penyebab kematian itu karena langkanya serum ABU di semua puskesmas setempat sekitar Badui juga keterlambatan informasi untuk di bawa ke rumah sakit menjadi kendala utama," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak