Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang Asep Nugrahajaya menambahkan, peringatan ulang tahun PGRI dan Hari Guru Nasional adalah momentum pagi para pendidik dan tenaga kependidikan untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.
“Begitu cepat perubahan pada kondisi sekarang, dan guru tidak bisa tinggal diam. Perkembangan teknologi, ilmu pengetahuan dan hal-hal yang berkaitan dengan karakteristik anak. Oleh karena itu, harus dipahami oleh semua guru,” ujarnya.
Saat ditanya perihal kebutuhan, Asep menjelaskan, Kabupaten Serang masih membutuhkan guru studi bidang matematika dan ilmu pengetahuan alam di tingkat SMP.
“Kalau non eksakta di SD dan SMP sudah mulai terpenuhi. Namun untuk guru matematika dan ilmu pengetahuan alam, masih menyesuaikan dengan jumlah ideal,” ujarnya.
Baca Juga:Rano Karno Pesimis Hadirkan Ganjar-Mahfud di Lebak dan Pandeglang, Kenapa?