Sedangkan, menurut aktivis Forum Pemerhati Pemilu Indonesia, Agusta Surya Buana, majunya Airin Rachmi Diany di Pilgub Banten akan menambah kuota pemimpin perempuan di level provinsi. Kata dia, saat ini praktis hanya Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parwansah, satu-satunya gubernur perempuan yang ada di Indonesia.
“Kita dorong agar kesetaraan gender tidak hanya hiasan di bibir. Para caleg perempuan harus maju di pileg. Demikian juga para figur perempuan yang mumpuni harus turun di pilkada. Saya menyambut baik diturunkannya Airin di pilkada Banten 2024, karena dia potensial terpilih,” pungkasnya.