“Ketika saya masih kecil, kan dari dulu kita hanya punya TVRI yah, selalu ada adzan maghrib di TVRI. Ibu saya almarhum, itu selalu mengatakan besarkan volumenya televisi,” cerita Rosiana.
Hal itu, menurut Rosiana Silalahi, lantaran dirinya dan ibunya yang merupakan umat Kristen tahu persis bahwa adzan merupakan alunan kemuliaan untuk Tuhan.
“Ibu saya mengatakan, ‘kita gak tahu apa artiya, tapi saya tahu ini (azan) adalah alunan kemuliaan untuk Tuhan,” ujarnya.
Melihat cutan tersebut salah satu netizen menyindir pihak yang mempermasalahkan adzan sedangkan Non Muslim saja senang. Sementara netizen lain menyindir Menteri Agama kurang kerjaan dan menyebut kekayaannya.
Baca Juga:Ponpes di Padarincang Serang Ambruk Diterjang Banjir Saat Adzan Subuh
"Yg beda keyakinan aja gak merasa terganggu dgn suara azan, malah senang dan tau apa arti dr azan itu. Tp kok yg satu keyakinan merasa risih dan terganggu dg suara azan dg alasan toleransi yg dibuat2. Na'uzubillah...," kata akun @a_hansmuaf
"Menag kurangnya kerjaan, jelas juga kekayaannya naik," ungkap akun Oliver Queen.
"Kok sekarang kita dibuat tersekat2 oleh rezim ini. Kesengajaan kah, atau agenda dari komunisme?," ujarnya akun @gatra_irwan.