Tahanan Kasus Narkoba Polres Cilegon Tewas, Keluarga Sebut Ada Luka Memar di Sekujur Tubuh

Kapolres Cilegon, AKBP Sigit Haryono membenarkan adanya tahanan kasus narkoba yang meninggal dunia di Mapolres Cilegon pada Selasa (15/2/2022) malam.

Hairul Alwan
Rabu, 16 Februari 2022 | 18:16 WIB
Tahanan Kasus Narkoba Polres Cilegon Tewas, Keluarga Sebut Ada Luka Memar di Sekujur Tubuh
Jenazah tanahan narkoba Polres Cilegon dibawa ke rumah duka pasca di autopsi, Rabu (16/2/2022). [Suara.Banten.id/ Firasat Nikmatullah]

"Seksi Propam Polres Cilegon saat ini juga sedang melakukan pemeriksaan internal kepada piket jaga tahanan untuk mendalami pelaksanaan SOP jaga tahanan pada Selasa (15/2/2022)," ucapnya.

Pada kesempatan itu, Ia juga menyampaikan bahwa tim dokter sudah melakukan kegiatan autopsi kurang lebih 4 jam. Kemudian, kata Dia, terdapat beberapa sampel yang diambil oleh petugas kepolisian.

"Tentunya kami dari Polres Cilegon terutama penyidik menunggu hasil daripada analisa tim forensik RSUD Cilegon dan Biddokes Polda Banten," terangnya.

"Tadi ada dua tim yang melakukan kegiatan autopsi nanti hasilnya setelah selesai akan diberikan kepada penyidik," imbuh Sigit.

Baca Juga:Prakiraan Cuaca BMKG 16 Februari 2022 Serang-Cilegon Banten

Lanjut Sigit, penyidik juga saat ini sedang melakukan permintaan keterangan dengan harapan secepat mungkin akan semakin terang kronologis daripada insiden tersebut.

"Hasilnya nanti kita akan bertanya ke tim dokter karena ada perbedaan ketika korban A korban B melihat kondisinya tentu ada perbedaan analisanya," jelasnya.

"Harapan kami tidak sampai 2-3 minggu, harapan kami butuh cepat," imbuhnya.

Saat ini, Reskrim Polres Cilegon sedang melakukan penyelidikan. Ketika ada temuan tindak pidana, dua alat bukti cukup akan kami naikkan ke penyidikan kemudian menentukan tersangkanya.

Ditempat yang sama, Komarudin salah satu keluarga tahanan mengaku sempat kaget setelah menerima kabar bahwa tahanan meninggal dunia. Oleh karena itu, pihak keluarga meminta haknya untuk mencari sebuah pembuktian pembenaraan, yaitu melakukan autopsi di RSUD Cilegon.

Baca Juga:Geger Gumpalan Awan Seperti Gelombang Tsunami, Wali Kota Cilegon Ungkap Hal Mengerikan Jika Terjadi Bencana

"Memang proses autopsi ini bagian dari bentuk pembuktian, untuk mengungkap apakah memang adanya tindakan penganiayaan yang dilakukan atau tidak, atau justru adanya penelantaran oleh Polres Cilegon," terangnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak