Perdebatan Silmy Karim dengan anggota dewan terjadi ketika pimpinan rapat mengomentari pabrik baja blast furnace yang mangkrak kepada Silmy Karim.
"Pabrik Blast Furnace dihentikan tapi satu sisi ingin memperkuat produksi dalam negeri, ini jangan maling teriak maling," ujar Bambang Haryadi.
Kemudian Silmy Karim mempertanyakan pernyataan siapa yang disebut maling oleh Bambang Haryadi. Sontak keduanya terlibat perdebatan yang berakhir dengan diusirnya Silmy Karim dari ruang rapat Komisi VII DPR RI oleh Bambang Haryadi.
Silmy Karim merupakan Direktur Utama PT Krakatau Steel Tbk yang telah menjabat sejak tahun 2018 silam.
Ia juga dikenal sebagai pejabat yang paling kaya dibandingkan dengan dirut di perusahaan BUMN lainnya.
Demikian pembahasan harta Silmy Karim, Dirut Krakatau Steel.
(Muhammad Zuhdi Hidayat)