3 Alasan Pelatih Asal Korea Selatan Banyak Diincar Negara ASEAN

Selain Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong, kini Kim Pan-gon yang resmi ditunjuk sebagai nahkoda baru Timnas Malaysia.

Hairul Alwan
Minggu, 23 Januari 2022 | 23:37 WIB
3 Alasan Pelatih Asal Korea Selatan Banyak Diincar Negara ASEAN
Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, beserta asistennya, Yoo Jae-hoon, saat menonton laga pembuka Liga 1 2021/2022, Jumat (27/8/2021). (Dok. PSSI)

SuaraBanten.id - Sederet nama pelatih asal Korea Selatan belakangan menjadi rebutan negara-negara ASEAN. Selain Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong, kini Kim Pan-gon yang resmi ditunjuk sebagai nahkoda baru Timnas Malaysia.

Pelatih berusia 52 tahun itu resmi ditunjuk Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dengan kontrak dua tahun.

Dengan ditunjuknya mantan Wakil Presiden KFA (Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan), ini membuat negara-negara Asia Tenggara ibarat 'demam' merekrut pelatih asal Negeri Gingseng tersebut.

Diketahui, timnas Vietnam pertama kali merekrut Park Hang-seo pada 2017 silam. Sementara skuad Garuda yang ditangani Shin Tae-yong sejak 2019.

Baca Juga:Shin Tae-Yong Soal Duel Lawan Timor Leste: Tidak Terlalu Bagus

Lalu apa yang membuat pelatih asal Korea Selatan saat ini menjadi incaran untuk melatih tim-tim di Asia Tenggara.
Menurut juru bicara K-League kepada media Korea Selatan, Donga, ada beberapa faktor yang menyebabkan hal itu diantaranya.

1. Harga yang Kompetitif

Murah, tapi tidak murahan. Begitulah kurang lebih istilah yang disebutkan oleh juru bicara K-League soal faktor terakhir mengapa pelatih asal Korea Selatan banyak diminati di Asia Tenggara.

Dengan harga yang tak terlalu mahal dibandingkan dengan pelatih-pelatih asal Eropa, misalnya, pelatih asal Korea Selatan bisa menawarkan kualitas yang tak jauh berbeda dengan harga lebih miring.

2. Jiwa Kepemimpinan

Baca Juga:3 Faktor Pelatih Asal Korea Selatan Banyak Diminati Negara Asia Tenggara

Disebutkan bahwa faktor pertama yang membuat pelatih asal Korea Selatan banyak diincar untuk melatih di Asia Tenggara adalah jiwa kepemimpinan yang dimiliki mereka.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini