Ini Krisis Kemanusiaan yang Dibeberkan Sejumlah Dokter di Afghanistan, Ngeri!

Seorang perempuan muda memohon sambil menangis kepada dokter agar membunuh dia dan bayinya.

Hairul Alwan
Sabtu, 04 Desember 2021 | 07:55 WIB
Ini Krisis Kemanusiaan yang Dibeberkan Sejumlah Dokter di Afghanistan, Ngeri!
Sejumlah Dokter di Afghanistan Beberkan Krisis Kemanusiaan Brutal 'Neraka' Hingga Para Bayi Kekurangan Gizi / Tempoco

SuaraBanten.id - Sejumlah dokter di Afghanistan, yang bekerja tanpa digaji, membeberkan krisis kemanusiaan yang brutal ‘sudah seperti neraka’ di negara tersebut sehingga membuat mereka kesulitan merawat pasien dengan layak.

Seorang perempuan muda memohon sambil menangis kepada dokter agar membunuh dia dan bayinya. Tangisan perempuan itu muncul ketika Dokter Nuri, seorang dokter kandungan di wilayah tengah Afghanistan, akan menangani proses bersalinnya melalui operasi sesar.

“Saya tidak tahu bagaimana saya bisa bertahan hidup, bagaimana mungkin saya melahirkan manusia lain?” kata ibu tersebut.

Diketahui bahwa banyak perempuan yang dirawat di bangsal tempat Dokter Nuri bertugas mengalami kekurangan gizi. Mereka juga tidak memiliki ASI yang cukup untuk memberi makan anak-anak mereka.

Baca Juga:Bayi-bayi Afghanistan Kelaparan, RS Kesulitan, Rasanya seperti di Neraka

Menurut Dokter Nuri, bangsal itu begitu sesak sehingga dia harus menangani persalinan pada dinding bernoda darah atau di atas seprai yang kotor. Sebagian besar petugas kebersihan telah meninggalkan rumah sakit itu sejak beberapa bulan lalu, mereka menyerah karena bekerja tanpa digaji.

Sedemikian penuhnya ruang bersalin itu, terkadang satu tempat tidur ditempati oleh beberapa orang. Fasilitas kesehatan dan klinik swasta lainnya telah tutup, sehingga rumah sakit yang dulunya bergengsi ini mengalami lonjakan pasien wanita hingga tiga kali lipat dari biasanya.
“Ruang bersalin adalah salah satu bangsal paling bahagia di rumah sakit mana pun, tetapi tidak di Afghanistan,” kata Dokter Nuri.

Dalam kurun dua minggu pada September lalu, dokter Nuri menyaksikan lima bayi yang baru lahir meninggal dunia karena kelaparan.

“Rasanya seperti berada di neraka,” tukasnya.

Sementara pengambilalihan kekuasaan oleh Taliban telah mempercepat kehancuran ekonomi di negara itu. Padahal sebelumnya, Afghanistan juga telah terguncang oleh kekeringan parah dan konflik yang berlangsung selama puluhan tahun.

Baca Juga:Imigran Afghanistan Bakar Diri di Medan, SUAKA: Bukan Hanya karena Masa Tunggu, Tapi...

Bantuan internasional yang selama ini menopang perekonomian dan sistem kesehatan di Afghanistan telah terhenti sejak Agustus. Para donatur dari negara-negara Barat khawatir menyalurkan bantuan melalui pemerintahan Taliban, yang selama ini dianggap menyangkal hak-hak dasar perempuan dan anak, dengan penerapan hukuman Syariah yang keras.

Afghanistan kini menghadapi krisis kelaparan terburuk yang pernah terjadi di negara itu berdasarkan catatan PBB. Sekitar 14 juta anak diperkirakan akan kekurangan gizi akut pada musim dingin ini.

Di berbagai wilayah di Afghanistan, rumah sakit yang menangani pasien-pasien kelaparan pun hampir kolaps. Sekitar 2.300 fasilitas kesehatan telah tutup.

Para dokter dari daerah terpencil juga melaporkan bahwa mereka kehabisan persediaan obat-obatan dasar. Bahkan, obat dasar seperti parasetamol pun tidak tersedia untuk pasien dengan sakit parah yang telah menempuh 12 jam perjalanan demi berobat.

Menurut dokter Siddiqi, mereka yang masih berusia sangat muda harus ikut menanggung beban akibat krisis. Sebagian besar anak berusia di bawah lima tahun terlambat untuk diselamatkan.

“Anak-anak itu sudah sekarat sebelum akhirnya dirawat. Kita kehilangan banyak anak dari kasus-kasus seperti ini,” kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak