Untuk dapat mengidentifikasi sebuah kalimat pasif ada beberapa hal yang dapat anda perhatikan, diantaranya adalah:
- Subjek berperan sebagai pelaku yang dikenai suatu perbuatan.
- Predikatnya berimbuhan di-, ter- ke-an, dan ter-an.
- Predikatnya bisa berupa jenis-jenis kata ganti orang yang diikuti kata kerja tak berimbuhan.
- Objek pada kalimat pasif adalah subjek pada kalimat aktif.
- Biasanya terdapat kata oleh atau dengan di dalamnya.
Jenis Kalimat Pasif dan Contohnya
Perlu anda ketahui bahwa kalimat pasif terbagi menjadi empat jenis, yakni transitif, intransitif tindakan dan keadaan. Berikut adalah beberapa contoh kalimat pasif berdasarkan jenisnya:
1. Kalimat Pasif Transitif
Baca Juga:Bangga! 300 Buku Berbahasa Indonesia Mejeng di Beijing International Book Fair
Kalimat pasif transitif memiliki pola dasar O-P-S atau O-P-S-K, selain itu predikat pada kalimat pasif transitif memiliki objek.
Contohnya:
- Baju kotor dicuci oleh ibu.
- Tembok kamar dicat oleh Mas Yanto.
- Lagu Indonesia Raya dinyanyikan oleh grup paduan suara.
- Padi dipanen oleh para buruh tani.
2. Kalimat Pasif Intransitif
Sedangkan kalimat pasif transitif kalimat predikatnya tidak memiliki objek, pola dasar kalimat yang menyusun kalimat pasif intransitif adalah S-P atau S-P-K.
Contohya:
Baca Juga:Kalimat Pasif: Definisi, Jenis-Jenis dan Contohnya
- Biji jarak dimanfaatkan untuk minyak goreng.
- Keberhasilan dapat diraih dengan usaha dan doa.
- Piala bergilir diperebutkan saat lomba futsal antar sekolah menengah.
- Yoyon terlena dengan suara indah Ariel.
3. Kalimat Pasif Tindakan