Rp161 Triliun Disalurkan BRI untuk Sektor Pertanian Selama Pandemi

Layanan keuangan yang dibutuhkan oleh para pelaku usaha mikro.

Fabiola Febrinastri
Senin, 16 Agustus 2021 | 12:30 WIB
Rp161 Triliun Disalurkan BRI untuk Sektor Pertanian Selama Pandemi
Ilustrasi sektor pertanian. (Dok: BRI)
Penyaluran Kredit Mikro BRI Berdasarkan Sektor Ekonomi (Sumber: BRI, Juni 2021)
Penyaluran Kredit Mikro BRI Berdasarkan Sektor Ekonomi (Sumber: BRI, Juni 2021)


Fenomena Pertumbuhan Sektoral Selama Pandemi
Supari mengatakan, dalam kondisi pandemi, terdapat fenomena terjadinya perubahan postur pertumbuhan sektoral yang sebelumnya didominasi oleh sektor perdagangan bergeser ke sektor yang lain, terutama sektor pertanian.

Ia menambahkan bahwa sepanjang masa pandemi, sektor pertanian terbukti bertahan dan justru mengalami pertumbuhan yang signifikan.

“Perseroan memiliki komitmen untuk terus mendorong peningkatan produksi sektor pertanian melalui pembiayaan dan pemberdayaan kepada pelaku usaha di bidang pertanian,” lanjutnya.

Di samping mengubah postur pertumbuhan sektoral, terdapat juga indikasi berdampak kepada perubahan landscape kapasitas produksi, dalam pendekatan pembiayaan, antara Jawa dan luar Jawa. Pulau Jawa terindikasi semakin kuat dengan intensifikasinya, dan di luar Pulau Jawa terdapat perluasan sentra-sentra produksi pertanian.

Baca Juga:Agen BRILink Pegang Peran Besar untuk Wujudkan Visi Bank BRI

Pertumbuhan Pembiayaan Mikro BRI Per Sektor Jawa dan Luar Jawa (BRI, 2021)
Pertumbuhan Pembiayaan Mikro BRI Per Sektor Jawa dan Luar Jawa (BRI, 2021)


Dilihat dari sub-sektor berdasarkan komoditas, juga terjadi indikasi penguatan pada komoditas-komoditas strategis, tercatat trend alokasi pembiayaan yang tumbuh signifikan dari tahun 2019 sampai dengan semester I - 2021 sebesar 47,7 persen.

Komoditas Strategis Sektor Pertanian (BRI, 2021)
Komoditas Strategis Sektor Pertanian (BRI, 2021)


Strategi BRI Dorong Pertumbuhan Komoditas Unggulan Baru
Strategi penyaluran pembiayaan BRI selama masa pandemi juga memunculkan potensi pertumbuhan komoditas unggulan baru dan hal ini bisa menjadi indikasi betapa masih besarnya potensi sektor pertanian berkembang untuk semakin mendukung kemandirian pangan. Indikasi dimaksud dapat terlihat dari peningkatan beberapa komoditas, sebagai berikut;

Pertumbuhan Kredit Berbasis Komoditas (BRI, 2021)
Pertumbuhan Kredit Berbasis Komoditas (BRI, 2021)

Mengingat modal kerja merupakan salah satu unsur utama di sektor pertanian, upaya meningkatkan akses pembiayaan menjadi penting. Untuk itu, percepatan dan perluasan akses pembiayaan melalui ekosistem pertanian diharapkan dapat memitigasi risiko, baik secara individu maupun kelompok atau kita kenal dengan istilah klaster.

Pemberdayaan Pola Klaster
Supari menambahkan, pola pendekatan kelompok/klaster terbukti mampu meningkatkan peran kelembagaan dengan nuansa kearifan lokal. Strategi pengembangan klaster binaan BRI sendiri diarahkan pada 3 hal.

Pertama, peningkatan produktivitas, lebih dari 6.000 pemberdayaan berupa pelatihan serta bantuan sarana produksi untuk peningkatan kapasitas dan produktivitas.
Kedua, peningkatan akses pasar, melalui inovasi dan kolaborasi, selain menciptakan berbagai payment tools, BRI menggandeng berbagai mitra, mulai dari penyedia platform blockchain hingga yang berkecimpung dalam bidang e-commerce.

Baca Juga:Aset Bank BRI Tumbuh Selama Tiga Bulan Pertama Tahun Ini

Selain itu, kegiatan kurasi dan business matching (BRILIANPRENEUR) pun rutin dilakukan dalam rangka menjembatani pelaku UMKM mampu mengakses pasar Internasional. Tahun 2020 yang lalu, didapat 74 kontrak pembelian dengan total dealing amount sebesar 57,5 juta dolar AS.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini