facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Banjir Kritik, Pengadaan Baju Dinas DPRD Tangerang Louis Vuitton Dibatalkan

Hairul Alwan Selasa, 10 Agustus 2021 | 19:07 WIB

Banjir Kritik, Pengadaan Baju Dinas DPRD Tangerang Louis Vuitton Dibatalkan
Jonatan Christie CS di Louis Vuitton. (twitter/@timmymalachi)

Pembatalan pengadaan baju Lois Vuitton dan beberapa stel baju dinas menggunakan brand mewah itu dipastikan tidak jadi dilakukan pada 2021.

SuaraBanten.id - Pengadaan baju dinas DPRD Kota Tangerang yang salah satunya menggunakan bahan Lois Vuitton dibatalkan.

Pembatalan pengadaan baju Lois Vuitton dan beberapa stel baju dinas menggunakan brand mewah itu dipastikan tidak jadi dilakukan pada 2021.

DPRD Kota Tangerang membatalkan anggaran pengadaan bahan pakaian mewah melalui hasil musyawarah dengan semua anggota DPRD.

Hal terebut diungkapkan Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo saat ditemui di Kantor DPRD Kota Tangerang.

Baca Juga: Fantastis! Bukan Rp675 Juta, Plus Jahit Baju Louis Vuitton DPRD Tangerang Rp1,275 Miliar

"Berdasarkan rapat yang kami adakan, keputusan politis kami adalah membatalkan pengadaan tersebut," ujar Gatot kepada wartawan, di ruangan Bamus, Kota Tangerang, Selasa (10/8/2021)

Gedung DPRD Kota Tangerang. [Suara.com/Muhammad Jehan Nurhakim]
Gedung DPRD Kota Tangerang. [Suara.com/Muhammad Jehan Nurhakim]

Ia juga menyebut pembatalan itu bersifat secara keseluruhan, yang berarti instansinya tak akan mengadakan penganggaran bahan pakaian pada tahun 2021 ini.

"Dibatalkan setelah menerima berbagai usulan dari semua lapisan masyarakat," katanya.

Dalan kesempatannya, Gatot mengatakan pengadaan pakaian dinas seperti ini terjadi tidak hanya terjadi di Kota Tangerang tapi di seluruh Indonesia.

Dirinya juga mempertanyakan kenapa pemberitaan ramai setelah ada pemenang.

Baca Juga: Soal Baju Dinas Louis Vuitton Bernilai Fantastis, Ini Klarifikasi Ketua DPRD Tangerang

"Pengadaan baju dinas itu juga terjadi di seluruh Indonesia, tidak hanya terjadi di kota Tangerang silahkan di cek biar ada keadilan berita," tutupnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait