alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kencing di Semak-semak Pria di Cikande Temukan Mayat Tergantung

Hairul Alwan Selasa, 06 Juli 2021 | 16:21 WIB

Kencing di Semak-semak Pria di Cikande Temukan Mayat Tergantung
Polisi melakukan olah TKP. (bantennews)

Kencing di semak-semak pria di Cikande temukan mayat tergantung di rumah kosong di Kampung Tanjakan, Desa Parigi, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Senin (5/7/2021) sore.

SuaraBanten.id - Kencing di semak-semak pria di Cikande temukan mayat tergantung. Reli (56) yang hendak kencing di semak-semak temukan mayat tergantung.

Kencing di semak-semak pria di Cikande temukan mayat tergantung di rumah kosong di Kampung Tanjakan, Desa Parigi, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Senin (5/7/2021) sore.

Sebelum menemukan mayat tergantung, pria itu berniat untuk kencing di semak-semak.

Melakukan penelusuran pada mayat yang tergantung tersebut, Polisi ungkap identitas mayat tersebut bernama Yadi Supandi (26) warga Perumahan Gardenia Sepatan, Kelurahan Pisang Jaya, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang.

Baca Juga: Tragis! Mayat Lelaki Tak Berindentitas Tewas di Pantai Anyer, Kepala Terjepit Batu

Untuk menyelidiki penyebab tewasnya korban, tim unit identifikasi langsung mengevakuasi jasad Yadi ke RSUD dr Drajat Prawiranegara di Kota Serang.

Kasatreskrim Polres Serang AKP David Adhi Kusuma mengatakan, jenazah pria kelahiran Pandeglang itu pertama kali ditemukan oleh warga, sekitar pukul 16.00. Saksi Reli saat itu hendak buang air kecil di semak-semak.

“Awalnya saksi Reli pegawai di gubuk lapak palet ingin buang air kecil. Saat di jalan justru liat korban sudah tergantung,” katanya kepada wartawan.

Korban tewas tergantung dengan menggunakan tali plastik warna hijau, yang terikat pada sebuah kayu palang gubuk.

“Saat kita evakuasi, korban masih tergantung. Dari dompetnya kita temukan identitas korban atas nama Yadi Supandi,” jelasnya didampingi Kanitreskrim Polsek Cikande, Iptu Desma.

Baca Juga: Ngeri! Dua Pekan, 50 Tenaga Kesehatan Serang Positif Covid-19

Lebih lanjut, David menambahkan saat ini korban telah dievakuasi ke rumah sakit dr Drajat Prawiranegara, dan anggotanya telah menghubungi keluarga korban. “Sudah dibawa ke rumah sakit,” tambahnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait