Dokter gigi Joshua Golden mengungkapkan, cara termudah memastikan Anda tidak meninggalkan plak adalah beralih ke sikat gigi elektrik.
Napas bau, bahkan setelah sikat gigi
Bau mulut terjadi akibat penumpukan bakteri di lidah. Guna mengatasinya, pastikan Anda menyikat lidah serta gigi. Bisa juga mencoba pengerik lidah yang dirancang untuk melawan bau mulut.
Obat kumur bisa membantu menyegarkan napas dalam sekejap, tapi mungkin tidak mengatasi masalahnya. Jika bau napas menjadi masalah terus-menerus walau sudah sikat gigi dan lidah dibersihkan, periksalah ke dokter gigi.
Baca Juga:Jangan Pernah Bersihkan Vagina Pakai Sikat Gigi, Ini Bahayanya
Menyikat gigi membuat gusi berdarah
Gusi berdarah juga bisa terjadi akibat tidak menyikat gigi dengan benar atau sebagai tanda awal radang gusi. Menurut Berkeley Clinic, menyikat terlalu keras bisa mengiritasi gusi sehingga membuatnya rentan berdarah.
Cara mengatasinya, Anda dapat mengganti sikat gigi Anda dengan sikat gigi yang punya bulu lebih halus dan kepala lebih kecil.
Penumpukan plak di sepanjang garis gusi juga bisa menyebabkan radang dan berdarah. Oleh karenanya, pastikan lebih memperhatikan garis gusi Anda dengan lembut saat sikat gigi.
Baca Juga:Mengalami Sembelit? Bisa Jadi Tanda Terlalu Banyak Makan Protein