Dituduh Terima Tantangan Dewa Kipas Karena Uang, GM Irene: Sangat Normal!

"Sama saja dengan pecatur profesional, itu di satu ranah yang sama. Apa pun profesionalitas yang ditekuni, tentang hadiah, tentang bayaran ini adalah hal yang sangat normal."

M Nurhadi
Sabtu, 20 Maret 2021 | 15:15 WIB
Dituduh Terima Tantangan Dewa Kipas Karena Uang, GM Irene: Sangat Normal!
Grand Master Irine Kharisma Sukandar. (ANTARA/HO/Percasi)

SuaraBanten.id - Kasus polemik antara Dewa Kipas dan GothamChess belakangan kembali ramai diperbincangkan. Penyebabnya, karena perkara ini merembet hingga menyeret nama pecatur GWM  Irene Kharisma Sukandar.

Youtuber kenamaan, Deddy Corbuzier lantas turut meramaikan perkara ini dengan mengundang pemilik akun Dewa Kipas hadir dalam podcast-nya. Ia juga turut mengundang Irene usai surat terbukanya viral.

Tidak hanya itu, tim podcast Deddy Corbuzier kemudian berinisiatif untuk membuat pertandingan persahabatan antara Dewa Kipas dan Irene, yang akan digelar pada Senin (22/3/2021), dengan total hadiah Rp150 juta.

Sempat bungkam, Irene yang belakangan menerima tantangan pertandingan persahabatan lantas dituding mata duitan atas hadiah yang ditawarkan. Namun, ia kemudian menyebut sebuah hadiah dalam suatu pertandingan adalah hal yang wajar.

Baca Juga:Terima Tantangan Dewa Kipas Tanding Catur, Nama GM Irene Trending di Medsos

"Catur ini adalah profesi saya, di mana-mana saya tuliskan pecatur profesional, atau kalau dalam bahasa Inggris di situ Indonesian Chess Profesional, itu maksudnya adalah karena itu profesi saya, saya menginginkan adanya apresiasi tersebut," kata Irene.

"Contohnya, penyanyi profesional, kalau disuruh nyanyi di suatu tempat otomatis meminta hadiah atau meminta bayaran akan hasil atau usahanya tersebut. Sama saja dengan pecatur profesional, itu di satu ranah yang sama. Apa pun profesionalitas yang ditekuni, tentang hadiah, tentang bayaran ini adalah hal yang sangat normal," dia menambahkan.

Sementara itu, Deddy Corbuzier dalam video di akun YouTube-nya yang diunggah, Sabtu, mengatakan bahwa hadiah tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi.

"Karena pertandingan ini maka harus ada hadiah pasti ya, karena ini kan sebuah prestasi," ujar Deddy.

"Pertandingan catur tidak pernah semenarik ini di Indonesia, menurut saya," ujarnya lagi. 

Baca Juga:Unggah Klaim Dewa Kipas Curang, GothamChess Bongkar Komentar Pedas Warganet

Sebelumnya, Irene juga tidak terima karena dianggap dianggap panjat sosial atau pansos oleh sebagian kalangan dalam perkara Dewa Kipas.

"Saya ini atlet, bukan artis. Justru karena saya atlet, yang saya tuju adalah prestasi, bukan sensasi. Jadi, panggung saya adalah panggung keolahragaan," ujar Irene dalam video di akun YouTube-nya yang diunggah Jumat (19/3/2021).

"Jadi justru sensasi-sensasi yang seperti ini sebenarnya saya tidak terlalu setuju, tapi ya memang karena kasus ini sudah terlanjur besar, apapun yang akan saya suarakan saya akan masuk ke dalamnya, jadi untuk hal ini silakan teman-teman sendiri yang menilai," ujarnya lagi. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak