TKI Banten di Tengah Corona: Makan 3 Kali Seminggu Pakai Nasi Busuk

Mereka bertahan dengan nasi sisa dan nasi yang sudah busuk. Tidak ada bahan makanan."

Reza Gunadha
Senin, 20 April 2020 | 18:13 WIB
TKI Banten di Tengah Corona: Makan 3 Kali Seminggu Pakai Nasi Busuk
ILUSTRASI - Sejumlah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Malaysia mengikuti senam dan berjemur di bawah sinar matahari saat menjalani karantina di Pangkalan Udara Militer (Lanud) Soewondo Medan, Sumatera Utara, Sabtu (11/4). [ANTARA FOTO/Septianda Perdana]

SuaraBanten.id - Tenaga kerja Indonesia asal Banten, terpaksa makan tiga kali dalam sepekan dengan nasi busuk.

Kondisi ini terjadi sejak Corona virus atau Covid-19 masuk ke 19 negara di Timur Tengah, tempat buruh migran asal Banten mencari nafkah.

Cerita pilu itu diterima Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Banten. Para buruh migran dikembalikan oleh para majikan ke agensi penyalur tenaga kerja dengan kondisi memprihatinkan, tanpa yang dan tanpa makanan.

“Mereka bertahan dengan nasi sisa dan nasi yang sudah busuk. Tidak ada bahan makanan. Majikan mereka tidak bisa leluasa keluar rumah karena kondisi di sana juga memberlakukan isolasi wilayah (lockdown),” kata Ketua SBMI Banten, Maftuh Hafi Salim kepada BantenNews.co.id--jaringan Suara.com, Senin (20/4/2020).

Baca Juga:Balik Indonesia karena Corona, TKI dari Malaysia Malah Bawa Oleh-oleh Sabu

Selain makan nasi busuk, jika agensi mereka baik, buruh migran Banten mendapat satu roti dalam sepekan.

“Beberapa agensi hanya memberikan nasi sisa yang sudah tidak layak konsumsi,” katanya.

Sejauh ini, pihaknya menerima laporan 30 buruh migran asal Banten di Arab Saudi dalam kondisi yang terpuruk.

“Majikan mereka takut kalau terjadi penularan Covid-19. Majikan juga tidak bisa keluar, jadi menyerahkan ke agensi tadi,” tambahnya.

Ia berharap pemerintah daerah dapat juga memperhatikan nasib buruh migran yang kini terkatung-katung di luar negeri bahkan dalam kondisi sakit.

Baca Juga:Pulang dari Malaysia, TKI Ini Nekat Sembunyikan Sabu di Dalam Sendal

Di sisi lain, pihaknya sudah dilayangkan surat kepada Kementerian Tenaga Kerja Indonesia untuk memulangkan TKI Banten yang kini tertahan di agensi.

“Mereka ini berangkat melalui jalur ilegal. Jadi tidak tercatat jumlah pastinya,” ujarnya.

Berbeda dengan nasib TKI di Arab Saudi, TKI Banten yang berada di Singapura maupun Malaysia relatif lebih baik.

Selain masih bisa makan, pemerintah sudah melakukan pemulangan secara bertahap.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak