Dua Hari Terakhir, Bayi Dibuang di Banten, Polisi: Kasus Kriminal Murni

Pihak kepolisian telah meminta kepada lurah maupun kepala desa (kades), untuk mendata warganya yang hamil kemudian tiba-tiba perutnya kempis untuk kemudian diperiksa.

Chandra Iswinarno
Selasa, 08 Oktober 2019 | 17:47 WIB
Dua Hari Terakhir, Bayi Dibuang di Banten, Polisi: Kasus Kriminal Murni
Mayat bayi dalam goodie bag pink ditemukan di Sungai Cibama, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang. [Banten Hits/Istimewa]

SuaraBanten.id - Banten digegerkan dengan penemuan pembuangan dua bayi dalam dua hari berturut-turut. Menurut Kepolisian Daerah (Polda) Banten kedua kasus tersebut murni tindak pidana biasa.

Untuk diketahui, peristiwa pembuangan bayi kali pertama terjadi di Perumahan Serang Hijau, Kecamatan Cipocok, Kota Serang pada Minggu (6/10/2019) sekitar pukul 07.30 WIB. Namun, bayi yang ditemukan di dekat tempat sampah dalam kondisi hidup.

Kemudian perstiwa kedua, bayi ditemukan di Bantaran Sungai Cibama, Kampung Kadu Parasi, Desa Margadana, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang pada Senin (7/10/2019). Namun, bayi yang ditemukan warga tersebut sudah meninggal di dalam tas jinjing.

"Ini kejadian tindak pidana biasa, artinya murni dilakukan seseorang yang mungkin kasus di Cipocok ini kan anak dalam keadaan sehat. Diletakan dalam keadaan hidup dekat tong sampah. Analisa kami ini kemungkinan kedua orangtuanya tak sanggup membiayai hidup anaknya," kata Kabid Humas Polda Banten Kombes Edy Sumardi ditemui di ruangannya pada Selasa (08/10/2019).

Baca Juga:Keluarga Merasa Difitnah Kasus Buang Bayi, Adik Ratu Atut: Saya Gak Hamil

Temuan bayi kedua yang sudah meninggal, diperkirakan merupakan hasil aborsi dari pasangan yang menjalin hubungan gelap. Hasil pemeriksaan tim medis, bayi tersebut berusia enam bulan, dengan berat badan 400 gram serta memiliki panjang badan 21 centimeter dan lingkar kepala 16,5 centimeter dan berjenis kelamin perempuan.

Jenazah bayi malang itu kemudian dimakamkan oleh tim medis, Polres Pandeglang dan warga, di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Margadana, tanpa di otopsi.

"Yang kedua di Pandeglang, kemungkinan besar hasil hubungan gelap sepasang orang yang takut ketahuan, ataupun tak bisa mempertanggungjawabkan. Sehingga dilakukan lah, sepertinya aborsi," katanya.

Pihak kepolisian telah meminta kepada lurah maupun kepala desa (kades), untuk mendata warganya yang hamil kemudian tiba-tiba perutnya kempis untuk kemudian diperiksa lebih lanjut.

"Terhadap penemuan jenazah bayi ini, pihak kepolisian sudah mensosialisasikan kepada kepala desa, melalui Bhabinkamtibmas untuk mencari tahu siapa warga yang mungkin beberapa saat lalu dan saat itu mengalami hamil tua, atau yang baru melahirkan. Kita akan menelusuri siapa orang tua bayi malang ini," jelasnya.

Baca Juga:Jasad Bayi Mengambang di Kali Ciliwung Gegerkan Warga Cikini

Kontributor : Yandhi Deslatama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini