- Dua pelajar SMK berinisial A dan W tewas akibat menabrak trotoar di Alam Sutera, Tangerang Selatan, pada Jumat (9/10) sore.
- Kecelakaan tunggal tersebut terjadi karena korban panik dan memacu motor secara kencang untuk menghindari pelajar bersenjata tajam.
- Hasil visum RSUD Tangerang menunjukkan korban mengalami cedera kepala berat akibat benturan keras dan bukan karena luka bacok.
SuaraBanten.id - Nasib naas menimpa dua pelajar SMK berinisial A (14) dan W (15). Keduanya tewas seketika usai sepeda motor yang mereka tumpangi menabrak trotoar di kawasan Alam Sutera, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Jumat (9/10) sore.
Kecelakaan maut yang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB ini diduga dipicu oleh aksi panik kedua korban. Mereka berupaya menghindari rombongan pelajar lain yang terlihat membawa senjata tajam.
Kapolsek Serpong, Kompol Suhardono, memastikan kejadian ini merupakan kecelakaan tunggal murni. Dari pemeriksaan medis awal, tidak ditemukan bekas luka bacok maupun tusukan di tubuh kedua korban.
“Peristiwa ini murni kecelakaan lalu lintas. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis awal, tidak ditemukan adanya luka bacok maupun luka tusuk pada tubuh kedua korban,” kata Suhardono.
Ia menjelaskan, kedua korban bersama sejumlah rekan sesama pelajar asal Pinang, Kota Tangerang, sedang menuju kawasan Alam Sutera untuk bermain futsal.
Saat melintas di bundaran Alam Sutera, kelompok korban berpapasan dengan rombongan pelajar lain yang membawa senjata tajam dan stik golf. Merasa terancam, korban kemudian memacu sepeda motor dengan kecepatan tinggi untuk menjauh dari rombongan tersebut.
Namun, pengendara kehilangan kendali hingga sepeda motor menabrak trotoar. Benturan keras mengakibatkan kedua korban meninggal dunia di lokasi kejadian.
“Hasil pemeriksaan visum di RSUD Tangerang menunjukkan luka memar pada bagian wajah, khususnya area dahi, serta cedera kepala berat akibat benturan keras saat jatuh. Tidak ada luka sabetan senjata tajam,” jelas Suhardono.
Ia menegaskan, berdasarkan pemeriksaan awal, peristiwa tersebut merupakan kecelakaan tunggal, bukan bentrokan atau tawuran antarpelajar.
Baca Juga: Tunggakan Pajak Mobil Mewah di Banten Capai Rp100 Miliar, Mayoritas di Tangerang Raya
Polisi masih menyelidiki kasus tersebut untuk mengidentifikasi dan mencari rombongan pelajar yang membawa senjata tajam dan diduga memicu kepanikan korban.
Suhardono juga mengimbau orang tua dan pihak sekolah meningkatkan pengawasan serta pembinaan terhadap aktivitas siswa di luar jam sekolah guna mencegah kejadian serupa. [Antara].
Berita Terkait
-
Tunggakan Pajak Mobil Mewah di Banten Capai Rp100 Miliar, Mayoritas di Tangerang Raya
-
Gugatan Perpanjangan Jabatan Sekda Tangsel Bergulir di PTUN, Prosedur Evaluasi BKN Jadi Sorotan
-
Sembunyikan 93 Gram Sabu di Boks Motor, Pelarian DPO Narkoba di Serang Berakhir di Jeruji Besi
-
Dua Kernet Bus Ditangkap Usai Diduga Keroyok dan Tusuk Calon Penumpang di Serang
-
Musim Hujan Banten Diprediksi Mundur hingga November 2026
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Niat Main Futsal Berujung Maut, Polisi Buru Rombongan Pelajar Pembawa Sajam di Tangsel
-
Tunggakan Pajak Mobil Mewah di Banten Capai Rp100 Miliar, Mayoritas di Tangerang Raya
-
Gugatan Perpanjangan Jabatan Sekda Tangsel Bergulir di PTUN, Prosedur Evaluasi BKN Jadi Sorotan
-
Sembunyikan 93 Gram Sabu di Boks Motor, Pelarian DPO Narkoba di Serang Berakhir di Jeruji Besi
-
Dua Kernet Bus Ditangkap Usai Diduga Keroyok dan Tusuk Calon Penumpang di Serang