Hairul Alwan
Rabu, 20 Mei 2026 | 16:45 WIB
Wali Kota Cilegon, Robinsar memimpin Upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2026. [Hairul Alwan/Suara.com]
Baca 10 detik
  • Wali Kota Cilegon, Robinsar, memperingati Harkitnas ke-118 pada 20 Mei 2026 di kantor Pemkot Cilegon untuk merefleksikan persatuan nasional.
  • Robinsar menekankan pentingnya kedaulatan informasi dan transformasi digital guna menjaga generasi muda demi mewujudkan Indonesia yang berdaya saing.
  • Pemerintah menerapkan program strategis nasional, seperti pendidikan, layanan kesehatan, penguatan koperasi, serta perlindungan anak melalui aturan sistem elektronik.

SuaraBanten.id - Kedaulatan informasi dan transformasi digital menjadi perhatian Wali Kota Cilegon, Robinsar. Hal tersebut terungkap saat Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di halaman Pemkot Cilegon, Rabu 20 Mei 2026.

Mengusung tema 'Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara', Wali Kota Cilegon menyebut tema itu menjadi pengingat pentingnya menjaga generasi muda sebagai fondasi utama dalam mewujudkan Indonesia yang mandiri, berdaulat, dan berdaya saing.

Kata Robinsar, Hari Kebangkitan Nasional menjadi momentum merefleksikan semangat persatuan bangsa yang telah diwariskan sejak berdirinya Boedi Oetomo pada tahun 1908.

"Sejarah mencatat peristiwa itu terjadi saat fajar menyingsing bagi kesadaran berbangsa, di mana kaum terpelajar pribumi mulai mengonsolidasikan kekuatan melalui pemikiran dan organisasi, melampaui sekat-sekat kedaerahan yang selama berabad-abad menjadi titik lemah perjuangan" katanya saat menyampaikan amanat di tengah upacara.

Menurutnya, semangat Hari Kebangkitan Nasional harus terus dimaknai dinamis mengikuti perkembangan zaman. Kata dia, tantangan bangsa saat ini tidak lagi hanya berkaitan dengan kedaulatan wilayah, tetapi juga menyangkut kedaulatan informasi dan transformasi digital.

"Memasuki tahun 2026 ini, tantangan bangsa telah bergeser dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital," paparnya.

Robinsar juga menegaskan tema Harkitnas tahun ini mencerminkan semangat menjaga masa depan bangsa melalui generasi muda. Kemajuan bangsa hanya dapat dicapai jika seluruh elemen masyarakat bersatu dalam satu visi besar demi kemandirian nasional.

"Sebagaimana amanat para pendiri bangsa, kemajuan sebuah negara tidak ditentukan oleh bantuan pihak lain, melainkan keteguhan hati rakyatnya untuk bersatu dalam satu visi besar," ungkapnya.

Dalam momen itu juga disampaikan berbagai program strategis nasional Presiden RI, Prabowo Subianto yang berfokus pada pembangunan kualitas sumber daya manusia.

Baca Juga: Wali Kota Cilegon Janji Follow Up Program Infrastruktur TMMD Kodim 0623

Beberapa program seperti Makan Bergizi Gratis, pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda, pemerataan akses pendidikan, peningkatan kualitas guru, hingga pemberian beasiswa dijelaskan.

Pemerintah juga terus memperkuat sektor kesehatan melalui layanan Cek Kesehatan Gratis yang ditujukan untuk memastikan perlindungan kesehatan yang adil dan merata bagi masyarakat.

Pada sektor ekonomi, pemerintah mendorong penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai kekuatan ekonomi baru di tingkat desa dan kelurahan. Melalui koperasi tersebut, masyarakat diharapkan memiliki akses mudah terhadap kebutuhan dasar dan layanan ekonomi.

Pemerintah juga memperkuat perlindungan generasi muda di ruang digital melalui penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS).

"Melalui kebijakan ini, kita memastikan anak yang merupakan tunas bangsa mengakses ruang digital yang sehat, beretika, dan sesuai dengan usia tumbuh kembangnya," ujarnya.

Menutup amanatnya, Robinsar mengajak seluruh elemen masyarakat terus menyalakan semangat Kebangkitan Nasional dalam setiap aspek kehidupan melalui penguatan solidaritas sosial, peningkatan literasi digital, serta pembangunan yang berorientasi pada kemajuan bersama.

Load More