- PT KAI Commuter telah siapkan SOP antisipasi lonjakan penumpang saat libur Idul Fitri 2026 di stasiun utama.
- Tiga stasiun utama diprediksi terpadat yaitu Bogor, Rangkasbitung, dan Jakarta Kota seiring kunjungan wisata.
- KAI Commuter operasikan 1.149 perjalanan harian dengan kapasitas angkut total 50,2 juta penumpang.
SuaraBanten.id - PT KAI Commuter telah mempersiapkan diri menghadapi lonjakan penumpang pada masa libur Idul Fitri 1447 Hijriah/Lebaran 2026.
Berdasarkan proyeksi dan data tahun-tahun sebelumnya, tiga stasiun utama diprediksi akan menjadi perhentian paling padat, yakni Stasiun Bogor, Stasiun Rangkasbitung dan Stasiun Jakarta Kota.
Menurut Vice President Corporate Secretary PT KAI Commuter, Karina Amanda, mengatakan kepadatan pada ketiga stasiun tersebut akan terjadi seiring dengan meningkatnya kunjungan masyarakat ke lokasi-lokasi wisata.
"Kalau kita lihat secara data volume penumpang di tahun 2025, ini kita asumsikan akan terjadi kondisi yang sama. Yang padat itu ada di Bogor, kemudian Rangkasbitung, Jakarta Kota. Jadi rata-rata stasiun-stasiun yang memang menjadi tujuan wisata," katanya, dilansir dari Antara, Kamis (12/3/2026).
Umumnya, kata Karina, kepadatan penumpang mulai terlihat pada sehari setelah hari pertama libur Lebaran.
"Karena biasanya kalau masyarakat itu punya kebutuhan mobilisasi itu berwisata mulai dari H+1 setelah hari pertama Lebaran," tutur dia.
Para penumpang diprediksi mulai memadati stasiun sejak pukul 10.00 WIB sesuai dengan kebiasaan hari libur.
"Kalau untuk kepadatan, proyeksinya karena ini masuknya kriteria hari libur, biasanya kepadatan itu mulai terjadi setelah jam 10 pagi, mulai hari kedua Lebaran," tutur Karina.
Untuk mengantisipasi kepadatan penumpang, KAI Commuter melakukan pengaturan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) masa liburan.
Baca Juga: Promo Ramadan BRI Bikin Berburu Tiket Mudik dan Liburan Makin Murah
"Kita sudah mempersiapkan SOP untuk pengaturan 'flow' penumpang. Sehingga apabila memang nanti ada antrean penumpang, tetap itu bisa diatasi dengan optimum tanpa mengurangi kenyamanan maupun keselamatan dari pengguna," tuturnya.
Pada masa angkutan Lebaran tahun ini, KAI Commuter mengoperasikan sebanyak 1.149 perjalanan setiap harinya di area Jabodetabek, Merak dan sekitarnya, termasuk perjalanan menuju Bandara Soekarno-Hatta (Soetta).
“KAI Commuter menyediakan kapasitas angkut sebanyak 50.244.436 orang atau lebih banyak empat persen dari kapasitas angkut tahun lalu,” kata Karina.
Dia menyampaikan untuk layanan Commuter Line Jabodetabek, dioperasikan sebanyak 1.065 perjalanan setiap harinya.
Dengan total kapasitas angkut mencapai 47.059.996, kata dia, diprediksi sebanyak 18.972.445 orang akan menggunakan Commuter Line Jabodetabek.
“Angka tersebut meningkat sebesar satu persen dari capaian pengguna pada angkutan Lebaran tahun sebelumnya,” ujar Karina.
Tag
Berita Terkait
-
Promo Ramadan BRI Bikin Berburu Tiket Mudik dan Liburan Makin Murah
-
Mau Bukber Unik? Ini 5 Spot Kuliner Karawang yang Wajib Dikunjungi Bareng Keluarga
-
Jangan Sampai Terlewat! Ini Jadwal Imsakiyah & Buka Puasa Bandung-Sukabumi Hari Ini 20 Februari 2026
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bandung-Sukabumi Kamis 18 Februari 2026
-
Tarawih Perdana Masjid Nurul Wathon Pakansari, Jamaah Meluber Hingga Selasar
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil
-
Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau: SAR Sisir Laut hingga Bengkulu dan Enggano
-
Alarm Kekeringan Menyala di Tangerang, Dua Kecamatan Masuk Status Awas
-
Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September
-
Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang