-
Menjelang Nataru, harga beras kualitas medium di Lebak turun rata-rata Rp250/kg, didukung pasokan beras lokal yang melimpah akibat musim panen.
-
Beberapa harga bahan pokok lain seperti gula, minyak goreng, daging, dan bawang juga turun; namun, harga semua jenis cabai (kecuali rawit hijau) mengalami kenaikan.
-
Disperindag Lebak memastikan ketersediaan kebutuhan pokok jelang Natal dan Tahun Baru relatif stabil, dengan keyakinan tidak akan ada lonjakan harga signifikan.
SuaraBanten.id - Menjelang momentum besar Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), biasanya masyarakat dibuat pusing dengan fenomena kenaikan harga bahan pokok. Namun, anomali yang menggembirakan justru terjadi di Kabupaten Lebak, Banten.
Pada Minggu (30/11/2025), angin segar berhembus bagi para ibu rumah tangga dan anak kos di wilayah ini. Harga beras kualitas medium dan sejumlah kebutuhan pokok lainnya terpantau tiarap alias mengalami penurunan.
Penurunan harga ini menjadi kabar baik di tengah kekhawatiran inflasi akhir tahun. Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak, Yani, mengonfirmasi tren positif ini.
"Kami mengapresiasi ketersediaan kebutuhan bahan pokok jelang Natal dan tahun baru relatif stabil dan tidak terjadi lonjakan harga di pasaran," kata Yani.
Berdasarkan data terbaru Disperindag, penurunan harga beras medium di tingkat pengecer rata-rata mencapai Rp250 per kilogram. Meski terlihat kecil, angka ini sangat berarti bagi pengeluaran bulanan keluarga. Penurunan ini didukung oleh melimpahnya pasokan beras lokal yang membanjiri pasar.
Berikut adalah rincian penurunan harga komoditas utama di pasar tradisional Lebak:
- Beras Medium KW 1: Turun dari Rp13.500 menjadi Rp13.250/kg.
- Beras Medium KW 2: Turun dari Rp12.500 menjadi Rp12.250/kg.
- Beras Medium KW 3: Turun dari Rp11.400 menjadi Rp11.150/kg.
- Gula Pasir: Turun signifikan dari Rp20.000 menjadi Rp18.000/kg.
- Minyak Goreng (Minyakita): Turun dari Rp17.700 menjadi Rp17.400/liter.
Tak hanya sembako, sumber protein hewani pun ikut turun harga, membuat rencana bakar-bakaran atau barbeque akhir tahun jadi lebih hemat. Harga daging sapi turun tipis menjadi Rp144.300 per kg, daging kerbau menjadi Rp147.000 per kg, dan telur ayam turun menjadi Rp26.000 per kg.
Bumbu dapur seperti bawang merah dan bawang putih pun kompak turun harga, masing-masing menjadi Rp44.000 dan Rp42.000 per kg.
Kondisi pasar yang kondusif ini juga diamini oleh para pedagang. Suryaman (50), salah satu pedagang di Pasar Rangkasbitung, mengungkapkan bahwa penurunan harga ini dipicu oleh faktor panen raya di sejumlah daerah pemasok.
Baca Juga: Begini Penjelasan Bareskrim Soal Temuan Lencana Polri di Mobil Kurir 200 Ribu Ekstasi
"Kami meyakini menjelang Natal dan tahun baru relatif aman ketersediaan pangan, sehingga harga bahan pokok stabil dan tidak terjadi kenaikan signifikan," katanya.
Meski mayoritas harga turun, Gen Z pecinta makanan pedas seperti seblak atau ayam geprek harus sedikit bersiap. Komoditas cabai terpantau mengalami kenaikan, meski belum dalam tahap mengkhawatirkan.
- Cabai Merah Keriting: Naik menjadi Rp47.500/kg.
- Cabai Hijau: Naik menjadi Rp41.500/kg.
- Cabai Merah Besar: Naik menjadi Rp45.000/kg.
Sementara untuk cabai rawit hijau, harganya masih stabil di angka Rp47.000 per kg. Kenaikan harga cabai ini dinilai wajar mengingat tingginya curah hujan yang biasanya memengaruhi hasil panen hortikultura. [Antara].
Berita Terkait
-
Begini Penjelasan Bareskrim Soal Temuan Lencana Polri di Mobil Kurir 200 Ribu Ekstasi
-
Jam Operasional Truk Tambang di Bogor Direlaksasi Pagi hingga Sore: Perbup Sementara Dikesampingkan
-
Polres Bogor Gelar Pangan Murah 5 Hari, Beras 5 Kg Cuma Rp55 Ribu, Ada Sayuran Gratis Pula!
-
Jurus Jitu Pemkot Bogor Jaga Harga Sembako Tetap Aman dan Tersedia di Pelosok Wilayah
-
Harga Beras Terbaru Juli 2025! Kabar Baik yang Jadi Dilema di Dapur Warga Bogor
Terpopuler
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- Kipas Angin Model AC yang Resmi dan Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasinya
- Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada
- 4 Shio Beruntung 6 September 2026, Hidup akan Lebih Ringan
Pilihan
-
Amarah Warga Pati Meledak, Kiai Sekaligus Tokoh Pemerintahan Cabuli Santriwati
-
Siswa SMK di Karo Diduga Hilang Ingatan Usai Keracunan MBG, Amnesty Desak Program Disetop
-
Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, 6 Kali Erupsi Strombolian Terekam
-
Gunung Anak Krakatau 'Muntah-muntah' Lagi Selasa Pagi Ini, 3 Kali Erupsi
-
Bandara Soetta dan Halim Mulai Dibuka untuk Penerbangan
Terkini
-
Lima Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Kerahkan Dukungan dan Kawal Pencarian
-
Rombongan Jurnalis Hilang Kontak Saat Meliput Gunung Anak Krakatau, Tim SAR Perluas Pencarian
-
Update Udara Tangerang Kondisi Sedang, Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi dan Bisa Lontarkan Batuan
-
Bukan Debu Biasa, Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Bisa Picu Peradangan Paru hingga Sesak Napas
-
Operasi SAR Hari Kedua 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda Dilanjutkan, Area Pencarian Diperluas