- Capacity Catalyst Summit (CCS) 2025 di NICE PIK2 mempertemukan SBY, Mochtar Riady, dan John C Maxwell.
- Tiga tokoh tersebut menyampaikan pesan penting mengenai tanggung jawab, kesinambungan, dan disiplin dalam kepemimpinan.
- Acara ini menjadi awal gerakan menargetkan 30 juta pemimpin transformasional untuk Indonesia Emas 2045.
SuaraBanten.id - Di tengah gemerlap gedung kaca Nusantara International Convention Centre (NICE) PIK2, Indonesia menorehkan babak baru dalam lanskap kepemimpinan global.
Ruang utama NICE menjadi saksi pertemuan tiga tokoh lintas bangsa dan lintas generasi: Susilo Bambang Yudhoyono, Mochtar Riady, dan John C Maxwell. Sebuah konstelasi langka yang bahkan jarang terjadi di forum regional Asia Tenggara, Sabtu (29/11/2025).
Kehadiran mereka dalam Capacity Catalyst Summit (CCS) 2025 menjadikan acara ini lebih dari sekadar konferensi. Dengan 5.000 peserta yang bergabung secara langsung dan daring, NICE PIK2 berubah menjadi ruang dialog besar tentang masa depan kepemimpinan Indonesia.
SBY membuka forum dengan pesan tentang tanggung jawab moral seorang pemimpin.
“Dunia membutuhkan pemimpin yang memilih jalan yang benar, bukan jalan yang mudah,” ujarnya.
Mochtar Riady tampil dengan perspektif yang dibentuk pengalaman selama hampir satu abad. Ia berbicara tentang kesinambungan, kerja keras, dan bagaimana teknologi, termasuk kecerdasan buatan, harus dibaca sebagai peluang, bukan ancaman.
Dr John C Maxwell, pakar kepemimpinan yang karya-karyanya dibaca di lebih dari 160 negara, menekankan disiplin harian sebagai dasar perubahan.
“Lima hal sederhana yang dilakukan setiap hari dapat mengubah hidup seseorang secara luar biasa,” kata dia.
Selain tiga tokoh utama, NICE PIK2 menjadi ruang hadirnya beragam generasi pemimpin. Merry Riana, satu-satunya perempuan di deretan pembicara, mengangkat pesan bahwa setiap peran membawa misi besar.
“Every position has a purpose,” tuturnya.
Baca Juga: AgenBRILink Jangkau 80% Desa Indonesia, Perkuat Inklusi Keuangan dan Ekonomi Kerakyatan
Ada juga Alvernia Mary Liu, 17 tahun, yang meraih Rekor MURI untuk edukasi literasi keuangan. Dari generasi yang sama, Rachel Grace menyampaikan pandangan tentang pemimpin Indonesia Emas 2045.
Nama-nama lain yang turut berbicara termasuk Mark Cole, Chris Robinson, dan David Tjokrorahardjo, tokoh penting Maxwell Leadership yang memperluas cakupan gerakan kepemimpinan di Indonesia.
Gerakan Besar Dimulai dari NICE PIK2
CCS 2025 dicanangkan sebagai titik awal gerakan melahirkan 30 juta pemimpin transformasional Indonesia, atau sekitar 20 persen dari angkatan kerja produktif. Gerakan ini diletakkan sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.
CEO Maxwell Leadership, Mark Cole, menyampaikan apresiasinya terhadap Indonesia dan panggung yang menyatukan ribuan peserta itu. “We’ll be back, Indonesia,” katanya.
Bagi NICE PIK2, momentum ini bukan hanya soal menjadi lokasi acara. Konvensi berskala internasional ini memperlihatkan bagaimana sebuah venue baru dapat memainkan peran strategis dalam ekosistem MICE Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Sudah Melecehkan, Malah Memukul: Jejak Kriminal Mahasiswa Untirta yang Kini Diusir dari Kampus
-
Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
-
Salah Kaprah Cara Bersumpah! MUI Ingatkan Adab Memuliakan Al-Qur'an Terkait Kasus di Malingping
-
WNA Pakistan Viral Mengamuk Pakai Bambu di Ciledug, Imigrasi Tangerang Ungkap Kondisinya
-
Polisi Ungkap Peran Tersangka Kasus Injak Al-Qur'an: Ada yang Memerintah, Ada yang Melakukan