- Ratu Ati Marliati terpilih aklamasi memimpin DPD II Golkar Cilegon periode 2025-2030 fokus pada strategi penting.
- Strategi utama kepemimpinan ini adalah regenerasi partai dengan memberi ruang besar bagi kader muda untuk pemilu 2029.
- Langkah konkret meliputi renovasi kantor menjadi tiga lantai dan menargetkan 30% pemilih loyal memiliki KTA.
SuaraBanten.id - Ratu Ati Marliati secara aklamasi kembali terpilih untuk menahkodai DPD II Partai Golkar Cilegon untuk periode 2025-2030.
Namun, kemenangannya dalam Musyawarah Daerah atau Musda VI DPD Golkar Cilegon ini bukan sekadar melanjutkan kepemimpinan, melainkan menandai dimulainya sebuah agenda strategis yang krusial yakni, regenerasi partai untuk menaklukkan pemilih milenial di Pemilu 2029.
Ratu Ati Marliati kini menyiapkan strategi baru yang akan memberikan panggung lebih besar bagi para kader muda. Meski demikian, ia pun tetap mengkobinasikan kepengurusan dari kalangan muda dan yang berpengalaman.
Kader Muda Jadi Senjata Utama
Sesaat setelah terpilih, Ati Marliati langsung menyoroti tantangan terbesar yang dihadapi partainya. Ia sadar betul lanskap politik telah berubah, di mana suara anak muda menjadi penentu kemenangan.
Karenanya, strategi untuk lima tahun ke depan akan sangat berfokus pada kaderisasi dan memberikan ruang bagi wajah-wajah baru.
"Kita tidak menghilangkan kader senior, tetapi kader muda kita beri kesempatan juga. Karena pemilih yang sekarang itu banyak pemilih muda, mileneal. Jadi tetap kita tonjolkan, mereka yang memenuhi kriteria itu," kata Ati Marliati, Rabu 26 November 2025.
Ati melihat tren ini sudah sangat nyata di Cilegon. Ia mencontohkan bagaimana pucuk pimpinan eksekutif dan legislatif di kota tersebut kini diisi oleh politisi dari kalangan muda.
Baginya, ini adalah sinyal jelas bahwa Golkar tidak boleh lagi alergi terhadap perubahan dan harus proaktif mendorong talenta-talenta muda.
Baca Juga: Jadi Bacalon Wali Kota Cilegon, Ratu Ati Marliati Pilih Fokus Pileg dan Pilpres
Infrastruktur Fisik dan Regenerasi Kader
Untuk mewujudkan visi tersebut, Ati Marliati telah menyiapkan dua langkah konkret yang akan segera dieksekusi.
1. Membangun 'Markas Besar' Baru: Langkah pertama adalah penguatan infrastruktur fisik partai. Ia berjanji akan merenovasi total Kantor DPD II Golkar Cilegon menjadi bangunan tiga lantai yang lebih representatif. Ini bukan sekadar soal kemegahan, tetapi juga soal fungsionalitas.
"Maka dari itu, kita akan gas poll melakukan penataan ulang kembali termasuk dari infrastruktur partai, termasuk juga gedung, kita akan merenov gedung tersebut sampai lantai tiga. Sehingga beberapa kader Golkar baik di sayap Golkar akan berkantor disana sehingga kita akan lakukan konsolidasi sampai tingkat PK (pengurus kecamatan), PL (pengurus kelurahan)," papar Ati.
'Markas' baru ini akan menjadi pusat konsolidasi dan inkubasi bagi para kader, termasuk organisasi sayap partai.
2. Revitalisasi Keanggotaan: Sejalan dengan arahan dari DPD Provinsi, Ati akan fokus pada program revitalisasi keanggotaan. Targetnya jelas: mengonversi para pemilih loyal menjadi anggota resmi partai yang memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA).
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Dukung Olahraga Nasional, BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil
-
Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau: SAR Sisir Laut hingga Bengkulu dan Enggano
-
Alarm Kekeringan Menyala di Tangerang, Dua Kecamatan Masuk Status Awas
-
Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September