-
Proyek sumur bor Rp 35 juta di Labuhan Batu gagal total, hanya mengeluarkan pasir dan tak berfungsi.
-
Warga Pematang Seleng kecewa hasil pembangunan sumur bor dianggap tak sebanding biaya fantastis.
-
Video kegagalan sumur bor desa viral, memicu sindiran netizen karena hasilnya mengecewakan.
SuaraBanten.id - Viral di media sosial yang memperlihatkan sebuah video hasil pembangunan sumur bor oleh pemerintah daerah yang menghabiskan dana desa Rp 35.884.100.
Diketahui proyek tersebut dikerjakan di Kecamatan Bilah Hulu, Desa Pematang Seleng, Sumatera Utara namun hasilnya malah mengecewakan bagi warga sekitar tidak ada air yang keluar dari sumur tersebut.
Dibagikan dalam unggahan akun Instagram @pembasmi.kehaluan.reall seorang pria yang tak diketahui identitasnya membagikan video yang menunjukkan hasil pembangunan yang dinilai jauh dari harapan serta dianggap tak sebanding dengan biaya yang telah dikeluarkan.
Terlihat sumur itu berdiri di sebidang tanah dengan paralon kecil yang menancap di atasnya.
"Pemerintah Kabupaten Labuhan Batu, Kecamatan Bilah Hulu, Desa Pematang Seleng, pembangunan sumur bor, volume 1 paket. Lokasi di Dusun Janji Matogu, biaya Rp 35.884 juta guys, hasilnya ini ya. Kepala Desa Pematang Seleng, Suwarno. Rp 35 juta ini hasilnya,” ucap pria dalam video itu, dikutip Senin 29 September 2025.
Bahkan pria itu mengungkapkan bila buka air bersih yang keluar dari sumur tersebut melainkan pasir yang tak berarti bagi warga sekitar.
Hal itu membuat sumur yang telah dibangun tersebut jadi tak berguna lantaran tidak bisa digunakan masyarakat sekitar.
“Nggak ada airnya, yang keluar cuma pasir. Tapi biayanya Rp35 juta,” ungkap pria itu.
“Logika, logika nggak? Ini hasilnya, hasilnya nggak terpakai." lanjutnya.
Melihat unggahan tersebut langsung dibanjiri komentar dari netizen yang melihatnya.
Baca Juga: Insiden Siswa Nyaris Jatuh Viral, Dikbud Tangsel Langsung Turun Tangan, Fokus Trauma Psikologis Anak
Namun banyak yang memberikan respon sindiran lucu yang seolah sudah tak terkejut dengan kejadian tersebut.
“Salah g salah si, kn tulisan nya cuma "sumur bor" g ada kata "air" nya.. siapa tau emang sumur bor pasir, positif thinking aj dlu. Iya kan?,” kata akun @im****r_.
“Harusnya 350jt baru keluar airnya(emoji ketawa),” imbuh @tr***91.
“(emoji muka datar 3x) nyedot ubun2 bumi doang belum sampe inti (emoji ketawa 2x),” cuit @lu***an.
“Haaa.. Haaa.. Pikirkan secara logika.. Haa.. Haaa.. Ayok pikirkan secara logika, tak boleh pakai alat bantu (emoji ketawa 2x),” ungkap @ku***11.
“Sumur boer paling 10 juta sudah dinamo celup (emoji ketawa) lucu banget,” timpal @at***ns.
Berita Terkait
-
Insiden Siswa Nyaris Jatuh Viral, Dikbud Tangsel Langsung Turun Tangan, Fokus Trauma Psikologis Anak
-
Detik-detik Mencekam! Siswa SD di Tangsel Nyaris Jatuh dari Lantai 3, Video Viral Bikin Histeris
-
Darurat Sampah Serang: Kepala Desa Diberi Mandat Atasi Krisis!
-
Tragedi Balita Umar: Diduga Ditolak RS Hermina, Gubernur Banten Murka dan Perintahkan Investigasi
-
Banyak Demo, USU Terapkan Kuliah Online 4 Hari
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
Pilihan
-
Listyo Diberhentikan, Suyudi Dilantik Prabowo Siang Ini Jadi Kapolri Baru Usai Disetujui DPR
-
Listyo Sigit Prabowo Segera Diganti, DPR Setujui Komjen Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
Terkini
-
Pembangunan Pabrik CA-EDC Chandra Asri Group Buka Peluang Ekonomi Bagi UMKM Lokal
-
Geger Warga Pasar Kemis, Kerangka Manusia Ditemukan di Lahan Kosong
-
SMP dengan Kurikulum Internasional Hadir di Tangerang, Dorong Berpikir Kritis dan Pecahkan Masalah
-
Dugaan Pelecehan Seksual Bawahan, Pemkab Tangerang Pastikan Tak Mendampingi Kasatpol PP secara Hukum
-
Polda Banten Ungkap Identitas Mayat Terapung di Perairan Lampung