Scroll untuk membaca artikel
Hairul Alwan
Minggu, 16 Juni 2024 | 08:35 WIB
Tetua adat Baduy, Jaro Saija. [Antara]

"Di dalam masyarakat Baduy keputusan dibuat secara kolektif, bukan sepihak," ungkap Arif yang baru saja pulang dari Chiang Mai, Thailand, untuk mempresentasikan kajian tentang warga Baduy.

Menanggapi hal yang sama, budayawan Uday Syuhada berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi siapapun untuk tidak mengatasnamakan masyarakat adat guna ambisi politik pribadinya. Apalagi ada indikasi pemalsuan tandatangan yang termasuk ke dalam tindak pidana.

Load More