SuaraBanten.id - Sebanyak enam saksi kebakaran SPBU Cibeber, Kota Cilegon, Banten di periksa pihak kepolisian. Kasus SPBU Cibeber kebakaran itu kini diambil alih oleh Satuan Reserse Kriminal atau Satreskrim Polres Cilegon.
Diketahui, peristiwa SPBU Cibeber kebakaran itu terjadi pada Senin (10/6/2024) lalu. Saat itu, salah satu mesin pengisian bahan bakar roboh karena tertari selang pengisian bahan bakar yang masih terpasang di salah satu tangki bensin mobil.
Kasat Reskrim Polres Cilegon, AKP Syamsul Bahri mengungkapkan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap pihak SPBU, pengendara mobil, dan saksi-saksi yang berada di lokasi.
"Masih melaksanakan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap saksi yang berada di lokasi maupun pemilik kendaraan yang ada di video CCTV tersebut. Sudah 6 saksi yang kita ambil keterangan," katanya dikutip dari BantenNews (Jaringan SuaraBanten.id), Selasa (11/6/2024).
Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap epngemudi mobil, Syamsul menyebut sempat terjadi kesalahpahaman antaran sopir dengan penumpang di sebelahnya saat pengisian bahan bakar masih berlangsung.
"Pengendara menanyakan kepada penumpang di sebelahnya terkait sudah bayar atau belum. Dijawab sudah, tapi sudah itu dikiranya pengisian sudah selesai, ternyata belum selesai dan dia menginjak gas dan mengakibatkan alat di SPBU itu jatuh dan menimbulkan kebakaran," ungkapnya.
Diketahui, mobil tersebut merupakan Toyota Agya dengan nomor polisi A 1194 AV yang menjadi penyebab salah satu pompa bahan bakar di SPBU Cibeber itu terbakar hanya memuat 2 orang saja.
"Yang di dalam kendaraan ada 2 orang, laki-laki dan perempuan. Belum diketahui ini pasangan suami istri atau bukan, masih dalam proses pemeriksaan," ujar Syamsul.
Peristiwa kebakaran tersebut mengakibatkan kerugian hingga Rp10 juta dan SPBU Cibeber yang berlokasi di Jalan Tirtomerto itu sementara ditutup hingga sekarang.
Baca Juga: Tekan Inflasi Menjelang Idul Adha, Pemkot Cilegon Gelar Gerakan Pangan Murah
Berita Terkait
-
Tekan Inflasi Menjelang Idul Adha, Pemkot Cilegon Gelar Gerakan Pangan Murah
-
Genjot Elektabilitas, Alawi Mahmud Gandeng Caleg Terpilih Roadshow Deklarasikan Dirinya
-
Kabar Gembira! Ada 1.000 Kuota Beasiswa Full Sarjana di Kota Cilegon
-
SPBU Cibeber Kebakaran, Polisi Periksa Pengendara Mobil
-
SPBU Cibeber Kebakaran Buntut Selang Pengisian Bahan Bakar Tertarik Mobil
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Salah Kaprah Cara Bersumpah! MUI Ingatkan Adab Memuliakan Al-Qur'an Terkait Kasus di Malingping
-
WNA Pakistan Viral Mengamuk Pakai Bambu di Ciledug, Imigrasi Tangerang Ungkap Kondisinya
-
Polisi Ungkap Peran Tersangka Kasus Injak Al-Qur'an: Ada yang Memerintah, Ada yang Melakukan
-
Kelakuan Bejat Mahasiswa Untirta: Tak Hanya Rekam Dosen di Toilet, Pernah Beraksi di SPBU
-
Mahasiswa Perekam Dosen di Toilet Untirta Segera Jadi Tersangka