SuaraBanten.id - Pasangan bakal calon Bupati Pandeglang dan bakal calon Wakil Bupati Pandeglang, Fitron Nur Ikhsan dan Diana Jayabaya (Fitron-Diana) janji bakal menuntaskan jalan rusak di Kabupaten Pandeglang, Banten.
Hal tersebut diungkapkan Fitron dan Diana saat menjalani Fit and Proper Test bakal calon bupati dan Wakil Bupati Pandeglang di Kantor DPD Demokrat Banten. Pasangan tersebut berupaya mendapat restu partai yang dinakodai Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Di hadapan para petinggi Demokrat, politisi Golkar Fitron Nur Ikhsan berkomitmen menyelesaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Pandeglang.
Dengan letak geografis Kabupaten Pandeglang yang berada di Selatan Banten, bakal calon Bupati Pandeglang ini menjadikan perbaikan jalan sebagai program prioritas bila menang di Pilkada Pandeglang 2024 nanti.
"Kami menawarkan visi misi, kami berkomitmen untuk menyelesaikan jalan kabupaten yang menjadi keluhan masyarakat," kata Fitron kepada awak media, Kamis (23/5/2024).
Pernyataan Fitron langsung di-amini oleh pasangannya Diana Jayabaya. Menurutnya, perbaikan infrastruktur jalan perlu dilakukan untuk membangun konektivitas antar daerah di Kabupaten Pandeglang untuk mendongkrak peningkatan pendapatan asli daerah.
"Terutama infrastruktur jalan kalau kita jadi nanti. Inshaallah itu akan menjadi program prioritas kami berdua karena untuk menjaga konektiviras antara sektor pertanian, kemudian sektor pariwisata sehingga berdampak ke peningkatan PAD," kata Diana menambahkan.
Selain itu, pasangan yang mengusung tagline 'Saatnya Berani Memenangkan Kebenaran' di Pilkada Pandeglang 2024 itu menawarkan reformasi birokrasi untuk memberikan peningkatan kesejahteraan terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN).
Kata Fitron, kesejahteraan pegawai ASN menjadi salah satu faktor banyaknya persoalan-persoalan di Kabupaten Pandeglang yang tak kunjung terselesaikan karena minimnya inovasi ASN Kabupaten Pandeglang.
Baca Juga: Paparkan Visi Misi di Depan Petinggi NasDem Banten, Robinsar Soroti Kekurangan Era Helldy Agustian
"Jadi ASN kita hari ini etos kerjanya dipandang, tidak akseleratif. Kenapa? Karena TPP mereka tidak dibayar," kata Fitron.
Fitron pun berjanji akan membayarkan TPP untuk meningkatkan kinerja hingga mereka menciptakan inovasi dan terobosan untuk meningkatkan PAD Pandeglang.
"Kalau kita terpilih pasti kita bayarkan untuk meningkatkan kinerja, kalau kinerja meningkat itu mereka bisa mikir, bisa berinovasi, pasti ada terobosan untuk meningkatkan PAD," tandas Fitron.
Kontributor : Yandi Sofyan
Berita Terkait
-
DPRD DKI Desak Pemprov Jakarta Percepat Perbaikan Jalan Rusak saat Musim Kemarau
-
Viral Warga Kalteng Keluhkan Jalan Raya, Respons MC Dianggap Penjilat Bikin Muak
-
Ironi Sidoarjo: Rakyat Keluhkan Jalan Rusak, Pejabat Asyik Bukber Glamor
-
Perbaikan Jalan Rusak di Jalur Mudik Dilakukan Minimal 10 Hari Sebelum Lebaran
-
Jalan Berlubang di Jakarta, Siapa Bertanggung Jawab?
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan
-
Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda
-
Dampak El Nino Berlanjut Hingga 2027, Kekeringan Parah Ancam Seluruh Kecamatan di Tangsel
-
Pencarian Hari Ke-5 Jurnalis Hilang: SAR Perluas Sektor, Terkendala Kabut Tebal dan Angin Kencang
-
Firasat Tak Biasa Rekan Profesi Sebelum Jurnalis Antara Hilang di Krakatau: Sampai Ucap Kata Pamit