SuaraBanten.id - Bakal calon Gubernur Banten, Ratu Ageng Rekawati optimis mendapatkan rekomendasi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam kontestasi politik Pilgub Banten 2024 meski bukan berasal dari kader partai manapun.
Ratu Ageng Rekawati yakin segala ikhtiar yang dilakukan dengan pendekatan terhadap partai politik akan mengantarkannya meraih rekomendasi untuk menjadi bakal calon Gubernur Banten di bulan Agustus 2024 mendatang.
"Ya saya bukan anggota partai, tapi InshaAllah dengan pendekatan yang baik, ada partai yang ingin mengusung saya. Kita niatkan bismillah karena Allah SWT, jadi apapun sama-sama ingin membangun Banten, kenapa tidak," kata Ratu Ageng kepada awak media usai mengikuti pemaparan visi misi di kantor DPW PKB Banten, Senin (20/5/2024).
"Alhamdulillah Ratu Ageng Rekawati ada di posisi sekarang ini berkat doa dan dukungan masyarakat Banten, terutama para alim ulama yang mendukung, mensupport, mendoakan saya," imbuhnya.
Kata Ratu Ageng, dirinya memiliki alasan kuat untuk maju di konstelasi pemilihan gubernur untuk meningkatkan perekonomian dan meningkatkan pendidikan bagi seluruh masyarakat Banten.
Ratu Ageng menyebut peningkatan sumber daya manusia yang baik bisa menjadi salah upaya dalam mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan yang masih tinggi di Provinsi Banten.
"Banten lebih maju dan lebih baik, pengangguran berkurang, tingkat kemiskinan berkurang. Dan Banten menjadi sejahtera dengan tingkat sumber daya manusia lebih siap untuk berdaya saing dengan tingkat pendidikan yang ada di Banten," ungkapnya.
Selain itu, untuk menunjang peningkatan kesejahteraan masyarakat, Ratu Ageng pun berjanji akan memberikan pelayanan kesehatan gratis bila terpilih menjadi Gubernur Banten periode 2024-2029.
"Kita optimis apapun yang kita lakukan harus optimis, karena apapun yang kita melangkah itu ada pertanggung jawabannya," kata Ratu Ageng.
Kontributor : Yandi Sofyan
Berita Terkait
-
DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam
-
Bantah Ada Operasi Politik Tekan PDIP, PKB: Kami Bukan Koordinator Koalisi!
-
Respons PDIP, Waketum PKB Tegaskan Istilah Partai Penyeimbang Tak Dikenal Dalam Konstitusi
-
PKB Heran Jokowi Mendadak Lempar Wacana Prabowo-Gibran 2 Periode: Kemajon!
-
PDIP Sindir Balik Jazilul PKB: Apa Anda Galau Ingin Adu Domba Kami dengan Pemerintah?
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi di Pegadaian, Kepala Unit Layanan Syariah Jadi Tersangka
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup