SuaraBanten.id - Seorang pengendara motor alias pemotor berinisial KS (24) yang mengendarai Honda Scoopy diamankan personel Polres Serang, Banten lantaran kedapatan membawa tiga senjata tajam alias Sajam jenis samurai dan golok.
Ketiga sajam jenis samurai dan golok yang dibawa pemotor tersebut kemudian disembunyikan di dalam pijakan kaki motor yang dinaikinya.
Pemotor berinsial KS itu merupakan warga Desa Dukuh, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, ini terjaring dalam operasi penertiban pajak kendaraan yang digelar Satlantas Polres Serang di halaman Samsat UPTD Cikande pada Rabu (15/52024) kemarin sekitar pukul 17.00 WIB.
"Awalnya, KS dihentikan karena tidak dapat menunjukkan STNK dan plat nomor bagian belakang tidak terpasang," kata Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko didampingi Kasatlantas AKP Tiwi Afrina dan Kanit Gakkum Ipda Sandhi Pribadi, Kamis (16/5/2024).
Berharap aman, namun petugas menemukan 3 senjata tajam yang disembunyikan KS di dalam pijakan kaki kendaraan yang telah dimodifikasi.
"Senjata tajam tersebut disimpan pada bagian injakan kaki yang sudah dimodifikasi," ungkap Condro Sasongko.
KS dan barang bukti 3 senjata tajam kemudian diamankan ke Mapolres Serang untuk penyelidikan lebih lanjut.
"Kasus ini sudah dilimpahkan ke Satreskrim untuk ditindaklanjuti," ujarnya.
Hingga kini, motif KS menyembunyikan senjata tajam tersebut masih dalam pemeriksaan pihak kepolisian.
"Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan tidak membawa barang-barang berbahaya saat berkendara," ujarnya.
Berita Terkait
-
Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda Bisa Dibuka Lagi Jika Ada Petunjuk Baru
-
10 Hari Tanpa Titik Terang, Operasi SAR Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dihentikan
-
Hari Kesembilan, SAR Sisir 3.439 Mil Persegi Cari 5 Jurnalis Hilang
-
Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari
-
Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
BRI Perkuat Ekosistem Perumahan Jakarta, Dukung Program 3 Juta Rumah
-
Pria Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Mall Ramayana Serang Usai Pesta Miras
-
Temuan Jenazah di Pulau Enggano Belum Terkonfirmasi, DVI Masih Uji DNA Korban KM Arupadhatu 1
-
Dukung Olahraga Nasional, BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil