SuaraBanten.id - Nasib sial dialami Bunga (bukan nama sebenarnya), gadis berusia 14 tahun yang direnggut kesuciannya alias digilir tiga rekannya usai dicekoki miras.
Gadis dibawah umur itu harus melayani nafsu bejat ketiga rekannya usai mabuk dicekoki miras oleh tiga orang pelaku.
Ketiga pelaku tersebut yakni AP (15), warga Desa Tambiluk, Kecamatan Petir, EH (23) warga Desa Cireundeu, Kecamatan Petir, sementara satu tersangka lagi yakni TG masih kabur dari kejaran polisi.
Korban awalnya diajak minum oleh teman wanitanya merayakan pergantian tahun baru 2024 lalu. Tanpa ragu, gadis asal Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang itu ikut dan bertemu tiga pelaku yang sudah dikenalnya.
"Ketika berada di Desa Tembiluk, korban dan temannya bertemu dengan 3 pelaku yang sudah dikenalnya," kata Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko didampingi Kasatreskim AKP Andi Kurniady ES dikutip dari BantenNews (Jaringan SuaraBanten.id), Senin (6/5/2024).
Ketiga pelaku kemudian mengajak kedua gadis itu ke salah seorang rekan mereka yang tengah pesta amer alias anggur merah.
Pelaku kemudian mencekoki Bunga dengan amer hingga tak sadarkan diri. Usai korban mabuk, ketiga pelaku menyetubuhi korban secara bergiliran.
Setiba di rumahnya, korban yang pelajar SMP ini menceritakan aib yang menimpanya kepada orangtuanya.
Keluarga yang mendengar pengakuan Bunga langsung emosi dan melaporkan kasus asusila tersebut ke Mapolres Serang.
Personil Unit PPA Polres Serang selanjutnya melakukan penangkapan terhadap para tersangka setelah mengantongi sejumlah bukti termasuk hasil visum korban.
Dua dari tiga pelaku berhasil diciduk di rumahnya masing-masing. Satu pelaku yang identitasnya sudah diketahui masih dalam pengejaran. “Mereka tak kuat menahan nafsu karena pengaruh minuman keras,” ujar Kapolres.
Berita Terkait
-
Escape 3 Jam dari Jakarta: Menikmati Sisi Magis Pandeglang Sambil Healing Tipis-tipis
-
Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit UNIFIL TNI yang Gugur di Lebanon
-
Bekasi Darurat Mutilasi? Menelisik Pola Kejahatan Ekstrem di Balik Tragedi Serang Baru
-
Diterpa Hujan dan Angin, Atap Stadion Indomilk Arena Rusak
-
Gaji Rp3,5 Juta Jadi Umpan: Perempuan Dijebak Sindikat Prostitusi Online di Cilegon
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Sudah Melecehkan, Malah Memukul: Jejak Kriminal Mahasiswa Untirta yang Kini Diusir dari Kampus
-
Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
-
Salah Kaprah Cara Bersumpah! MUI Ingatkan Adab Memuliakan Al-Qur'an Terkait Kasus di Malingping
-
WNA Pakistan Viral Mengamuk Pakai Bambu di Ciledug, Imigrasi Tangerang Ungkap Kondisinya
-
Polisi Ungkap Peran Tersangka Kasus Injak Al-Qur'an: Ada yang Memerintah, Ada yang Melakukan