SuaraBanten.id - Bakal Calon Wali Kota Serang sekaligus Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (DinkopUKMperindag) Kota Serang, Wahyu Nurjamil ikut berkontestasi politik melalui penjaringan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Serang.
Wahyu Nurjamil mengungkapkan alasannya mengambil formulir bakal calon Wali Kota Serang di penjaringan PKB alias alasan untuk maju dalam kontestasi ini.
"Saya ingin melihat perubahan signifikan di Kota Serang, terutama dalam penataan kota dan manajemen pemerintahan. Kota Serang sebagai Ibu Kota Provinsi harus terus ditingkatkan kualitasnya," katanya dikutip dari Bantennews (Jaringan SuaraBanten.id), Jumat (26/4/2024).
Menurut Wahyu Nurjamil, niatnya untuk menjadi orang nomor satu di Kota Serang itu tentu memerlukan dukungan politik yang kuat.
"Mendaftar sebagai bakal calon Wali Kota adalah langkah saya dalam rangka mencapai visi ini dengan harapan mendapatkan ridho dari Allah SWT dan dukungan penuh dari PKB," katanya.
Meskipun belum mendapatkan status calon, Nurjamil sudah mendapat izin dari Pj Walikota dan telah menyiapkan diri untuk mengundurkan diri dari ASN sebagai bentuk keseriusannya dalam kontestasi ini.
Dalam konteks dukungan partai, Nurjamil mengaku telah bersilahturahmi dengan beberapa partai, termasuk PKS.
Meskipun belum ada partai yang secara resmi mengunggulkan namanya, Nurjamil yakin bahwa dengan kerja keras dan dukungan dari PKB serta partai lainnya, dia dapat meraih kepercayaan masyarakat Kota Serang.
"Meskipun beberapa partai sudah memiliki kandidat yang mereka unggulkan, saya optimis bahwa kekuatan doa dan usaha kita akan menjadi kunci keberhasilan. PKB memiliki kader-kader terbaik yang dapat menduduki posisi terhormat ini," tambah Nurjamil.
Dalam proses penjaringan, PKB Kota Serang telah menerima beberapa pendaftar, seperti Wahyu Papat, Ratu Ria Maryana dan Wahyu Nurjamil.
Ketua DPC PKB Kota Serang, Fatihudin, menjelaskan bahwa penjaringan akan berlangsung hingga tanggal 30 April.
"Kita akan mengundang semua pendaftar untuk halal bihalal di DPP pada tanggal dua Mei nanti," ujar Fatihudin.
Fatihudin juga menegaskan bahwa PKB terbuka untuk semua kalangan.
"Kita menerima pendaftaran dari internal maupun eksternal partai. Bagi ASN seperti Nurjamil, jika sudah mendapatkan rekomendasi baru harus mundur sesuai tata tertib pusat," ujarnya.
Berita Terkait
-
Menakar Wacana Dedi Mulyadi: Mungkinkah Jawa Barat Hidup Tanpa Pajak Kendaraan?
-
Al dan Mulan Jameela Sudah Coba Tahan Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Bertubi-tubi, Berakhir Gagal
-
PKB Buka Suara soal Ambang Batas Parlemen: Fleksibel soal Angka, Asal Suara Rakyat Tak Hilang
-
Mengapa Parpol Melawan Usul KPK Soal Pembatasan Masa Jabatan Ketua Umum?
-
Sekjen PKB Soal Usul KPK Capres-Cawapres Harus Kader Partai: Itu Menarik
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
3 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik Januari 2026, Kualitas Premium Cuma 300 Ribuan
-
Waspada Hantavirus! Banten Pernah Catat 1 Kasus, Pintu Masuk Internasional Dijaga Ketat
-
TV Changhong 32 Inch Garansi Resmi Menjadi Pilihan Terbaik
-
Ratusan Kilometer Tanpa Alas Kaki: Kisah Sarip dan Samid, Kakak Beradik Badui Penjual Madu Odeng