SuaraBanten.id - Dua orang oknum bank keliling yang merupakan pelaku pengeroyokan seorang ustaz di Jalan Raya Serang-Pandeglang, Kampung Sukamanah, Desa Sukamanah, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, Banten ditangkap polisi.
Kedua oknum bank keliling itu ditangkap di Cilegon saat hendak menyeberang ke Pulau Sumatra. Polisi sebelumnya menangkap pelaku berinisial RS, Sementara kedua pelaku yang baru ditangkap berinisial PS dan RP.
Kapolresta Serang Kombes Pol. Sofwan Hermanto mengatakan, personel Sat Reskrim Polresta Serang terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku pengeroyokan.
“Personel Satuan Reserse Kriminal Polresta Serang berhasil mengamankan 2 orang pelaku yang hendak melarikan diri ke Cilegon,” ujar Sofwan dikutip dari Bantennews (Jaringan SuaraBanten.id), Rabu (3/4/2024).
Kasat Reskrim Kompol Hengki Kurniawan menjelaskan, ia mendapatkan informasi dua pelaku melarikan diri ke Cilegon. Namun, setelah dilakukan pengejaran, PS diamankan di dekat rumah makan di Kota Cilegon pada malam hari.
Berbekal dari keterangan PS, polisi pun menangkap RP yang bersembunyi di sebuah tempat tambal ban di Cilegon pada dini hari.
“Saat diamankan, para pelaku tidak melakukan perlawanan. Mereka dibawa ke Kantor Satuan Reserse Kriminal Polresta Serang untuk diproses lebih lanjut,” kata Hengki.
Hengki menegaskan, pihaknya masih memburu pelaku pengeroyokan ustaz di Baros lainnya. Ia mengimbau para pelaku segera menyerahkan diri.
“Untuk pelaku lainnya masih diburu oleh petugas kepolisian. Namun aparat kepolisian juga tetap menghimbau agar para pelaku dapat segera menyerahkan diri,” ujarnya.
Pengeroyokan terhadap guru ngaji tersebut terjadi pada Minggu 31 Maret 2024 sekitar pukul 22.00 WIB. Korban dikeroyok oleh sekelompok orang saat hendak pulang ke rumahnya.
Hingga kini, motif pengeroyokan masih belum diketahui. Polisi masih mendalami keterangan para pelaku untuk mengetahui motif di balik aksi pengeroyokan.
Berita Terkait
-
Krisis Air Bersih! Warga Cilegon Jalan Kaki Demi Setetes Air
-
Sebulan Tak Diguyur Hujan, Sungai Cisadane Mulai Mengering
-
Delapan Jam Menyusuri Baduy Mengubah Cara Saya Melihat Sampah
-
Detik-detik Ustaz Abdul Somad Diadang Warga di Kutai Barat, Ada yang Naik ke Kap Mobil
-
Gunung Anak Krakatau Siaga, Badan Geologi: Isu Tsunami Hoaks, Warga Banten-Lampung Harap Tenang
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Lima Tahun Diabaikan Pemerintah, Warga Mekarsari Lebak Banten Patungan Perbaiki Jembatan Rusak
-
Cuaca Ekstrem Mengancam, Ini Strategi Baru DLH Kota Tangerang Amankan TPA Rawa Kucing
-
Serbuan Wartawan Bikin Anak Walikota Serang Malu dan Sembunyi Saat Diantar Sekolah
-
Bikin Haru, Cerita Ayah di Serang Ini Rela Bangun Subuh Demi Antar Anak Hari Pertama SD
-
Bingung Cari Uang Nikah, Pemuda 25 Tahun Nekat Tusuk Leher Ojol yang Sedang Tidur di Tangerang