SuaraBanten.id - Kota Tangerang, Banten menyimpan beberapa spot kuliner yang layak dicoba meski untuk dikonsumsi saat berbuka puasa Ramadan. Beragam jenis makanan dan minuman tersedia di kota berjuluk Akhlakul Karimah itu.
Berbagai macam kuliner mulai dari yang viral hingga legendaris tersedia di Kota Tangerang. Mulai dari tradisinal hingga berbagai kuliner unik kaki lima asal mancanegara.
Pasar Lama Kota Tangerang tak pernah sepi dari ribuan pengunjung setiap harinya, hal tersebut juga terjadi pada bulan ramadah.
Terlebih, saat bulan Ramadan seperti ini, pengunjung meningkat cukup tinggi untuk berburu takjil atau sekadar mengabuburit bersama keluarga atau teman-teman terkasih.
Sebelum berburu takjil, berikut kuliner viral di Pasar Lama Kota Tangerang yang cocok untuk berbuka puasa.
1. Kepak Madu Mael
Kuliner satu ini menyuguhkan sayap ayam atau chicken wings khas Malaysia dengan tampilan mirip dengan kartun Upin Ipin.
Sayap ayam ini, dibumbu pedas manis berempah dan dipanggang dengan warna kemerahan yang sangat menggugah selera.
Kepak madu mael dijual dengan harga Rp25 ribuan untuk dua potong sayap ayam.
2. Japanese Souffle
Kue satu ini memiliki tekstur yang empuk dan lembut. Kemudian, di bagian atas kue, pembeli bisa memilih berbagai topping.
Mulai dari tiramisu, brulee, boba, choco hingga cheese. Kuliner manis yang satu ini sangat cocok untuk menemani berbuka puasa.
Tapi, untuk membelinya harap bersabar, karena biasanya antrean pembeli cukup panjang.
3. Es Podeng Nenek
Es Podeng Nenek berawal dari penjual yang dipanggil ‘Nenek’. Es Podeng Nenek tidak menggunakan kelapa, melainkan kacang-kacangan, seperti almond dan kacang tanah serta dilengkapi meses.
Berita Terkait
-
Gunung Anak Krakatau Siaga, Badan Geologi: Isu Tsunami Hoaks, Warga Banten-Lampung Harap Tenang
-
Off The Record: Ria SW Ungkap Sisi Lain di Balik Layar Konten Food Vlogger
-
Tapir Disembelih dan Dikonsumsi di Mesuji, Pegiat Sebut Edukasi Konservasi Masih Mandek
-
Viral Warga Mesuji Sembelih Tapir, DPR Desak Pelaku Segera Diproses Hukum
-
Di Balik Kebakaran TPA Jatiwaringin: Bom Waktu Gas Metana dan Gagalnya Sistem Pengelolaan Sampah
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
Terkini
-
Tak Cukup Disiram dari Udara, Petugas Gunakan Metode Suntik Air ke Dalam Gunungan Sampah TPA
-
BRI Terus Kuatkan Kepercayaan Publik dan Lindungi Kepentingan Nasabah
-
Warga Tangsel Menjerit! Proyek Galian di Pondok Aren Mangkrak Seminggu, Puing Tutup Akses Jalan
-
Aksi Nekat Pria di Ciruas: Teror Pakaian Dalam hingga Kirim Pesan Tak Senonoh ke Rumah Warga
-
Kalah dengan Angin Kencang, Intip Perjuangan Damkar Jinakkan Kebakaran Titik Api di TPA Jatiwaringin