SuaraBanten.id - Kentang dikenal sebagai salah satu bahan yang dapat diolah menjadi berbagai macam makanan. Tak hanya sebagai lauk untuk makan, namun juga bisa diolah sebagai camilan.
Seperti Syakilati garing kentang, produk camilan keripik kentang serut yang merupakan UMKM Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang.
Pemilik Syakilati, Evi Yanti mengatakan, awal mula produknya merupakan kentang mustofa yang pertama kali dipesan oleh tetangganya.
Namun akhirnya pada 2018, ia memutuskan untuk membuat makanan ringan menjadi keripik kentang serut dan dijual dari mulut ke mulut.
"Keripik kentang serut ini pengolahannya hampir sama seperti membuat kentang mustofa. Namun bedanya Syakilati merupakan kentang yang garing, gurih dan bisa menjadi camilan enak kapan saja dan dimana saja," ucapnya.
Evy pun mengungkapkan, Syakilati garing kentang memiliki 11 varian rasa yang disukai berbagai kalangan. Tak heran, pembelinya pun tidak hanya di Kota Tangerang namun juga sampai ke luar daerah.
Sehingga setiap harinya mampu memproduksi 20 kg kentang untuk 60 pouch kentang garing dan mampu raup omzet puluhan juta setiap bulannya.
"Produk kami memiliki banyak rasa, yang paling best seller pedas balado, pedas manis, sapi panggang, salted egg, seaweed, keju, dan masih banyak lagi. Apalagi produk kami tanpa menggunakan bahan pengawet dan telah mengantongi sertifikasi halal," tutur Evy.
Selain itu, tergabung sebagai UMKM binaan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) Kota Tangerang, membuat Syakilati berkembang luas.
Produknya terus mengalami peningkatan dari segi kualitas, kemasan produk, hingga kemudahan pengurusan administrasi produk.
"Alhamdulillah Syakilati juga telah dipasarkan di toko ritel seperti di Sarinah Jakarta, toko-toko kue, memiliki reseller, bahkan produk tersebut tersedia di e-commerce seperti Halal mart, shopee, Tokopedia dan Tiktok. Sehingga penjualannya semakin banyak, dalam sebulan 500 pouch garing kentang yang dijual seharga Rp20 ribu per pouch," lanjut Evy.
Produk Syakilati sendiri memiliki cita rasa yang renyah, gurih, dan enak. Pastinya mampu memanjakan lidah siapa saja yang mencobanya.
Penasaran bagi yang ingin mencoba keripik kentang serut dari Syakilati, bisa memesan melalui WhatsApp di nomor 0812-9134-5401. Juga bisa kunjungi Instagram @syakilati_gantang dan tersedia di platform Shopee, Tokopedia dan TikTok.
Berita Terkait
-
Perhatian UMKM, Ini Strategi Hadapi Serbuan Order Jelang Lebaran
-
Cerita Pemain Jepang Yusuke Sasa Main di Tangerang, Depok hingga Jadi Mualaf di Bogor
-
Jelang Mudik, Produk UMLM Lokal Siap Isi Kereta dan Stasiun
-
Skandal Bripka AI, Oknum Polisi Tangerang Jadi Tersangka Usai Gadai Mobil Rental Rp25 Juta
-
Link Pendaftaran Jawara Mudik Gratis Lebaran 2026 untuk Warga Banten
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Tangerang, Serang dan Pandeglang Jumat 27 Februari 2026
-
Mantan Kasir Bukit Cilegon Asri Tilap DP Nasabah Rp653 Juta, Begini Modusnya
-
Tuding Jalan Berlubang Biang Kerok, Ini 5 Poin Penting Perjuangan Keadilan Warga Banten
-
Gali Lubang Tutup Lubang, Istri Oknum Polisi Tipu Rekanan Rp500 Juta Demi Bayar Rentenir
-
Tukang Ojek Pandeglang Gugat Pemerintah Rp100 Miliar Usai Siswa SD Tewas Akibat Jalan Berlubang