SuaraBanten.id - Santri di salah satu pondok pesantren alias Ponpes di Kota Cilegon, Banten diamankan polisi usai dilaporkan terlibat kasus pencabulan sesama jenis.
Usai orang tua korban melaporkan pelaku, polisi langsung menjemput pelaku yang berada di Ponpes tersebut pada Minggu (3/3/2024) kemarin.
Menurut informasi, pelaku maupun korban merupakan sesama santri di Pondok Pesantren yang sama dan masih sama-sama di bawah umur.
Diketahui, pelaku dan korban merupakan sesama santri di pondok pesantren tersebut, keduanya masih di bawah umur. Tindakan asusila tersebut dilakukan oleh pelaku sejak Agustus hingga November 2023 lalu.
Kasat Reskrim Polres Cilegon, AKP Samsul Bahri mengatakan, pihaknya telah mengamankan pelaku pencabulan sesama jenis berdasarkan laporan dari orang tua korban.
"Iya, ini sudah kita tangani. Orang tua korban melapor pada hari Minggu, kemudian kita jemput pelaku di pondok pesantren itu Minggu malam," katanya dikutip dari Bantennews (Jaringan SuaraBanten.id), Senin (4/3/2024).
Samsul mengungkapkan, tindakan asusila sesama jenis tersebut terjadi karena paksaan dari pelaku yang merupakan senior dari korban.
"Pelaku 1 orang, korban 1 orang juga. Pelaku ini senior dan korbannya junior di pondok, jadi ada tekanan. Kejadiannya sejak Agustus sampai November 2023," ungkapnya, Senin (4/3/2024).
Lebih lanjut, Samsul menyebut tindakan asusila itu dilakukan oleh pelaku di dalam lingkungan pondok pesantren.
"Lokasinya di dalam pondok pesantren, di asrama," ungkapnya.
Dengan adanya laporan tersebut, pihak kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap pelaku.
Berita Terkait
-
Hari Keenam, 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dicari hingga 6.010 NM
-
Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas
-
Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer
-
Hari ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang: Tim SAR Sisir 4.600 Mil Persegi Lewat Laut dan Udara
-
Warga Carita Gelar Doa untuk 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September
-
Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang
-
Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan
-
Bagi-Bagi Nasi Kotak di Pagebangan, Dede Rohana Ajak Ojol dan Warga Doakan Jurnalis di Selat Sunda
-
Doakan 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Arupadhatu 1 Segera Ditemukan, Warga Carita Larung Kerbau ke Laut