SuaraBanten.id - Tantangan dalam pembayaran pajak kendaraan selalu menjadi perhatian utama bagi pemilik kendaraan di Provinsi Banten.
Proses yang rumit dan seringkali memakan waktu tidak hanya menimbulkan ketidaknyamanan, tetapi juga menghambat kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak mereka tepat waktu.
Dalam upaya untuk mengatasi hambatan ini, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten telah memperkenalkan solusi inovatif info pajak banten sekali klik.
Melalui peluncuran platform digital untuk mengakses layanan informasi pembayaran pajak kendaraan bermotor yang mudah dan praktis.
Inisiatif ini tidak hanya memberikan kemudahan bagi masyarakat, tetapi juga mencerminkan komitmen pemerintah daerah untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas layanan publik.
Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah daerah telah mempercepat transformasi digital dengan meluncurkan berbagai layanan online, termasuk dalam bidang pembayaran pajak kendaraan.
Hal ini sejalan dengan visi pemerintah untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan keterjangkauan layanan publik bagi masyarakat.
Layanan informasi ini dapat diakses melalui platform infopkb.bantenprov.go.id, masyarakat Provinsi Banten dapat dengan mudah mengakses informasi pembayaran pajak kendaraan mereka.
Dengan hanya mengisi kode Nopol, pengguna dapat memperoleh informasi detail tentang jenis kendaraan mereka dan rincian pembayaran pajak yang harus dilakukan.
Kecepatan dan kemudahan akses ini memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pengguna, serta mengurangi beban administratif yang biasanya terkait dengan proses pembayaran pajak.
Tidak hanya melalui website, Bapenda Provinsi Banten juga memfasilitasi akses informasi melalui platform pesan singkat WhatsApp.
Dengan mengirimkan pesan ketik: infopkb spasi nopol melalui nomor 081110002230 dan 087777252535, masyarakat dapat dengan mudah memperoleh informasi terkait pembayaran pajak kendaraan mereka tanpa harus mengunjungi kantor secara langsung.
Menurut Plt. Kepala Bapenda Provinsi Banten, E. A. Deni Hermawan, transformasi digital dalam layanan publik merupakan langkah yang penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
"Kami terus berupaya untuk memperluas dan meningkatkan aksesibilitas layanan kami, sehingga setiap warga dapat merasakan manfaatnya secara langsung," ujar Deni dikutip dari Bantennews (Jaringan SuaraBanten.id).
Selain memberikan kemudahan bagi masyarakat, lanjutnya, layanan informasi pembayaran pajak kendaraan bermotor ini juga berpotensi untuk meningkatkan kepatuhan dalam pembayaran pajak.
Berita Terkait
-
Tok! Pemerintah Gratiskan PPN 100 Persen untuk Tiket Pesawat Lebaran 2026, Cek Syaratnya
-
DJP Endus Pengemplang Pajak di Sektor Baja dan Hebel
-
Cara Purbaya Kejar Setoran Pajak demi Tax Ratio 12 Persen
-
OTT Beruntun Pejabat Pajak-Bea Cukai hingga Hakim: Mengapa Korupsi di RI Jadi Penyakit Menahun?
-
Diskon Opsen Turun, Harga LCGG Daihatsu Berpotensi Naik Hingga Rp 8 Juta
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
Terkini
-
5 Poin Penting Kasus Ngeri Warga Tangerang Ditemukan Tewas Terbungkus Plastik dan Wajah Dilakban
-
Misteri Bau Menyengat di Kali Serpong Terjawab, Ini Penyebabnya
-
Sungai di Serpong Berbusa dan Berbau Tajam, Diduga Tercemar Limbah Kimia Industri
-
Puluhan Ribu Peserta BPJS PBI di Tangerang Dinonaktifkan, DPRD: Pemkot Harus Hadir
-
Banten Kembangkan Pariwisata Olahraga, Infrastruktur Jadi Tantangan Utama