SuaraBanten.id - Warga Desa Pasir Limus, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, Banten, geger dengan adanya bocah berusia 7 tahun tewas di kubangan air bekas galian pasir, Senin (19/2/2024).
Diduga kuat bocah berusia 7 tahun di Desa Pasir Limus, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, Banten, ini tewas karena tercebur ke dalam kubangan yang dalam terebut.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, awal mulanya korban berjenis kelamin laki-laki ini dikabarkan hilang pada Senin (19/2/2024) pukul 16.31 WIB.
Kemudian pihak keluarga dan warga setempat melakukan pencarian ke sejumlah tempat di Desa Pasir Limus.
Namun sayangnya, baik keluarga mau pun warga setempat tidak berhasil menemukan bocah tersebut.
Sehingga pada akhirnya, pihak keluarga melaporkan hilangnya sang bocah ke Polsek Pamarayan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang.
Polsek Pamarayan dan BPBD Kabupaten Serang pun membentuk tim, kemudian bersama masyarakat melakukan pencarian.
Nah, betapa kaget tim gabungan tersebut, mereka akhirnya menemukan korban mengambang di kubangan air bekas galian pasir di desa tersebut.
Jasad korban sendiri ditemukan sektar pukul 17.26 WIB.
Hal tersebut dibenarkan oleh seorang petugas BPBD Kabupaten Serang yang enggan disebutkan namanya.
“Siap betul ada, korban dalam keadaan MD dan sudah dibawa ke rumah duka,” ujar petugas Crisis Center BPBD Kabupaten Serang seperti dikutip dari Bantennews.co.id (Jaringan SuaraBanten.id), Senin (20/2/2024).
Sayangnya, petugas ini enggan membeberkan secara detail terkait tewasnya bocah laki-laki tersebut.
Alasannya, itu karena BPBD Kabupaten Serang dan pihak Polsek Pamarayan masih melakukan pendataan.
“Anggota sedang melakukan data,” ucapnya.
Tag
Berita Terkait
-
Cari Honda Beat EA 6129 KB Milik Mahasiswi Tewas di Kos Mataram, Keluarga Siapkan Hadiah Rp20 Juta
-
Polisi Kembali Tangkap 2 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan Tiga Anggota Polri di Katingan
-
Ngeri! Dada Bocah 9 Tahun di Bekasi Tertembak Peluru Nyasar Saat Asyik Bermain
-
Yusril Pastikan Pemerintah Usut Tewasnya Ibu Hamil Korban Konflik Bersenjata di Intan Jaya
-
Komnas HAM Kecam Tewasnya Ibu Hamil di Intan Jaya, Desak Kasus Diusut Tuntas
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Serbuan Wartawan Bikin Anak Walikota Serang Malu dan Sembunyi Saat Diantar Sekolah
-
Bikin Haru, Cerita Ayah di Serang Ini Rela Bangun Subuh Demi Antar Anak Hari Pertama SD
-
Bingung Cari Uang Nikah, Pemuda 25 Tahun Nekat Tusuk Leher Ojol yang Sedang Tidur di Tangerang
-
Krisis Murid Berujung Merger 3 SDN di Kota Serang: Rombel Dipangkas, 3 Guru Terdepak
-
Imbas Sistem Zonasi dan Krisis Anak Usia Sekolah, 3 SD Negeri di Kota Serang Terpaksa Dimerger