SuaraBanten.id - Tumpukan amplop kosong yang sudah tersobek ditemukan berserakan tak jauh dari lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah dan Mantan Wali Kota Serang Syafrudin.
Diketahui, TPS Ratu Tatu Chasanah dan Syafrudin yakni TPS 014 yang berada di Kelurahan Cipocok Jaya, Kecamatan Cipocok, Kota Serang, Banten, Rabu (14/2/2024).
Menurut pantauan SuaraBanten.id, terdapat sebanyak 18 tumpukan amplop di lokasi tersebut. Belasan amplop itu diduga merupakan hasil praktik politik uang.
Tumpukan amplop itu terpaut sekira 10 meter dari lokasi TPS 014 Tatu dan Syafrudin memilih. Amplop-amplop itu menumpuk di dalam sebuah ban bekas.
Sementara TPS 014 merupakan lokasi Ratu Tatu Chasanah, mantan Wakil Gubernur Banten Andhika Hazrumy dan mantan Wali Kota Serang Syafrudin menggunakan hak pilihnya.
Salah seorang warga setempat, Kosasih mengaku tidak mengetahui prihal tumpukan amplop kosong tersebut lantaran baru tiba sekitar pukul 10.00 WIB di TPS 014.
Namun, ia menduga jika keberadaan amplop tersebut sudah ada sejak dini hari karena kondisinya sudah basah terkena embun pagi.
"Ga tau, taunya sudah ada di situ. Kayaknya itu dari subuh atau malam, karena sudah agak basah kena embun. Cuma itu (amplop) bekas apanya saya juga ga tau ya," kata Kosasih ditemui di TPS 014, Rabu (14/2/2024).
Saat diminta tanggapannya, Komisioner Bawaslu Kota Serang Fierly Mabruri mengaku pihaknya sudah menerima informasi tersebut.
Fierly bahkan sudah menerjunkan tim ke lokasi guna melakukan penelusuran tumpukan amplop di TPS Bupati Serang dan Mantan Wali Kota Serang itu.
"Iya sudah dapat informasi, sekarang lagi didalami," kata Fierly.
Namun, Fierly masih enggan menjelaskan belasan amplop kosong tersebut sebagai bagian dari hasil praktik politik uang lantaran masih melakukan pendalaman lebih lanjut.
"Itu perlu kita dalami dulu, kita tanya ke pemilihnya itu amplop apa. Memang kesulitannya di sana, kadang-kadang suka tidak mengaku," ungkapnya.
Kontributor : Yandi Sofyan
Berita Terkait
-
DPRD DKI Soroti TPS Ilegal hingga Parkir Liar, Desak Pemprov Benahi Lingkungan
-
Sampah Setinggi 4 Meter Kepung TPS Rawadas, Warga Desak Tambahan Truk: 'Kasihan Masyarakat'
-
Miris, Pandawara Tunjukkan Banyak Amplop THR Bekas Ditemukan di Sungai
-
Tradisi Bagi-Bagi Amplop: Edukasi Finansial atau Pintu Masuk Budaya Boros?
-
Berapa Isi Amplop Lebaran yang Pantas untuk Anak Kecil di Tahun 2026?
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
Jelang Munas, HIPMI Banten Usung Ade Jona Prasetyo Jadi Ketum
-
Niat Jual Motor Curian via COD, Dua Pengamen Malah 'Terciduk' Polisi di Parkiran Minimarket
-
Oknum Jaksa Banten: Di Indonesia Gak Ada Uang, Orang Tak Bersalah Bisa Jadi Bersalah
-
5 Fakta Terbaru Kasus Sumpah Injak Al-Qur'an di Lebak: 2 Pelaku Resmi Ditahan di Lapas Rangkasbitung
-
Sudah Melecehkan, Malah Memukul: Jejak Kriminal Mahasiswa Untirta yang Kini Diusir dari Kampus