SuaraBanten.id - Masyarakat Kota Tangerang, Banten kini tak perlu kerepotan jika menemukan jalan rusak, ataupun saluran air atau drainase mampet. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Tangerang membuat inovasi penangan sejumlah masalah di atas.
Pemkot Tangerang memiliki program Perbaikan Jalan Kota, Gerakan Sehari Tuntas (Perjaka Gesit). Program tersebut meliputi perbaikan jalan hingga normalisasi saluran air atau drainase.
Kepala DPUPR, Ruta Ireng Wicaksono mengatakan, Perjaka Gesit hadir untuk memperbaiki jalan raya dan jalan lingkungan yang rusak dengan keadaan rusak ringan.
Kata Ruta, Program Perjaka Gesit sendiri telah hadir di Kota Tangerang sejak tahun 2015 silam. Program perbaikan jalan hanya bisa dilakukan di jalan yang menjadi kewenangan Pemkot Tangerang.
"Kriterianya adalah jalan raya yang memang berada atau menjadi wewenang Pemkot Tangerang dan juga jalan lingkungan. Selain itu, kami juga saat ini menambahkan pelayanan yaitu normalisasi drainase atau saluran air," ungkapnya, Rabu (31/1/2024).
Kata Ruta, masyarakat dapat melaporkan jalan lingkungan atau jalan raya yang rusak melalui aplikasi LAKSA. Laporan yang diterima selanjutnya akan ditindaklanjuti oleh tim perbaikan jalan yang bertugas.
"Silahkan laporkan apabila menemukan jalan lingkungan maupun jalan raya yang rusak kepada kami. Perjaka Gesit akan menangani selama kerusakan jalan tersebut ringan dan dapat diselesaikan satu hari," katanya.
"Mudah-mudahan, program ini dapat bermanfaat dan memberikan keamanan, kenyamanan dan keselamatan kita semua sebagai pengguna jalan di Kota Tangerang," tutup Ruta.
Sebagai informasi, fitur LAKSA dapat digunakan melalui aplikasi Tangerang LIVE yang dapat diunduh secara gratis di Play Store dan App Store.
Tag
Berita Terkait
-
KPA Tangerang Temukan 203 Kasus HIV hingga April 2026, Layanan Deteksi Diperluas
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
DKI Kembangkan Pusat Olah Organik Ciangir untuk Perkuat Ketahanan Pangan, Seberapa Efektif?
-
Wanita di Tangerang Diperkosa dan Dibunuh, Jasad Pertama Kali Ditemukan Sang Pacar
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Dari Lomba hingga Tawa, Anak-anak Mauk Belajar Berani di Momen Kemerdekaan
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Sembunyikan Emas Rp63 Miliar di Anus dan Kemaluan, 7 WNA China Ditangkap di Bandara Soetta
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel