SuaraBanten.id - Sebuah foto anggota Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, Banten yang berpose sambil menunjukan dua jari tangannya.
Anggota KPPS itu foto pose dua jari disela-sela Bimbingan Teknis (Bimtek) di Lapangan Futsal, Desa Aweh Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, Banten pada Sabtu (27/1/2024) lalu.
Terkait hal tesebut, Ketua KPU Kabupaten Lebak, Ni’matullah memastikan pihaknya akan mencari dan menelusuri kebenaran foto tersebut, termasuk apa tujuan anggota KPPS foto pose dua jari.
"Saya baru melihat fotonya, itu tentu akan kami dalami terlebih dahulu apakah yang di foto itu ekspresi yang mencerminkan apa, perlu kami menulusuri dahulu. Nanti hasilnya kita sesuaikan dengan pendalaman dan penelusuran lebih lanjut," katanya dikutip dari Bantennews (Jaringan SuaraBanten.id).
Kata Ni’matullah, terdapat mekanisme dan aturan dalam PKPU terkait pelanggaran kode etik. Jika pelanggaran itu masuk dalam kategori berat sanksi pemberhentian bisa diterima anggota KPPS tersebut.
"Kode etik itu diatur dalam PKPU. Sanksi tergantung kategorinya, kalau itu pelanggarannya ringan paling kita berikan sanksi berupa teguran, jika memang itu pelanggarannya berat maka akan sanksi pemberhentian akan menanti," ujarnya.
Lebih lanjut, kini pihak KPU Lebak masih menelusuri dan mendalami apakah foto yang beredar tersebut memang melanggar kode etik atau bukan.
"Kita ada mekanisme tertentu soal kode etik di jajaran KPU termasuk adhoc, jadi kode etik itu untuk menertibkan jajaran KPU," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Kemarau Bongkar Jejak Permukiman yang Tenggelam di Bendungan Karian
-
Operasi Besar-besaran! Banten Tutup 32 Tambang Ilegal
-
Biang Kerok Sinyal Lumpuh! Maling BTS Bikin Operator Rugi Rp60 M, Barang Dikirim ke Thailand
-
Krisis Air Bersih! Warga Cilegon Jalan Kaki Demi Setetes Air
-
Sebulan Tak Diguyur Hujan, Sungai Cisadane Mulai Mengering
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Kemasan Berkualitas jadi Senjata UMKM Bersaing di Pasar Modern
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Ayah Kritis, Anak di Cilegon Tewas Usai Motornya Ditubruk Mobil Honda CRV