SuaraBanten.id - Seorang pria berinisial M dikabarkan mengamuk di salah satu bengkel di Jalan Lingkar Selatan (JLS) tepatnya di Lingkungan Curug Grotan, Kelurahan Karang Asem, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Banten, Rabu (13/12/2023) malam.
Pria tersebut bahkan tega menganiaya sang istri hingga ditemukan tewas bersimbah darah. Usai melakukan aksi mengerikan yang menyebabkan hilangnya nyawa sang istri, pelaku diamankan warga dan pihak kepolisian.
Menurut informasi yang dihimpun, terduga pelaku sempat mengamuk di sekitar lingkungan warga pada Rabu (13/12/2023) malam sekira pukul 20.30 WIB.
Kapolsek Cibeber, IPTU Atep Mulyana mengatakan, saksi bernama Irul awalnya memberitahukan kepada pemilik bengkel tambal ban tempat terduga pelaku bekerja ketika pelaku sedang mengamuk.
Setelah terduga pelaku diamankan, saksi bersama pemilik bengkel tambal ban mendatangi lokasi tempat M bekerja.
"Saat Franky (Pemilik bengkel tambal ban-Red) mengecek dan membuka pintu lapak, diketahui ada seorang wanita yang sudah tergeletak tidak bernyawa di atas bale kayu," ungkap Atep dikutip dari Bantennews (Jaringan SuaraBanten.id), Kamis (14/12/2023).
Atep megungkapkan, terduga pelaku berinisial M saat ini masih menjalani pemeriksaan di Unit Reskrim Polsek Cibeber, Kota Cilegon, Banten.
"Untuk motif dan lain-lainnya, kami masih melakukan pemeriksaan kepada terduga pelaku," terangnya.
Kini wanita yang ditemukan tewas bersimbah darah yang merupakan istri terduga pelaku itu langsung dibawa ke RSUD Kota Cilegon.
Baca Juga: Kejutan Heboh Safari Politik Mahfud MD di Lebak Banten, Sosok Ini Bikin Kaget Cawapres Ganjar
Petugas kepolisian juga mengamankan sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian.
"Barang bukti yang diamankan yakni plat besi panjang pembuka ban berukuran 70 centi meter, dan pisau kecil bergagang kayu ukuran 27 centimeter," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Musim Kemarau Bikin Sungai Cisadane Surut
-
Operasi SAR Berakhir, Keluarga 5 Jurnalis Tabur Bunga di Pantai Pagedongan
-
Doa Bersama Warnai Hari Terakhir Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda
-
Tangis Keluarga Iringi Penghentian Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda
-
10 Hari Tanpa Titik Terang, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dihentikan
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
- Keluarga Masuk Daftar Ahli Waris Sengketa Lahan Sriwedari, Wali Kota Solo Respati Ambil Sikap Tegas!
- Sinopsis Revenge, Drama China Terbaru Lu Yu Xiao dan Zhang Ling He di WeTV
- Gegara Ayam Gongso, 413 Siswa dan Guru SMKN 2 Jogja Diduga Keracunan MBG
Pilihan
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
Terkini
-
PAN Cilegon Bidik Kursi Ketua DPRD dan Wali Kota, Yandri Susanto Dorong Dede Rohana Maju 2029
-
World Cleanup Day 2026, JHL Group Gandeng Banksasuci Bersihkan Sampah di Sungai Cisadane
-
BRI Perkuat Ekosistem Perumahan Jakarta, Dukung Program 3 Juta Rumah
-
Pria Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Mall Ramayana Serang Usai Pesta Miras
-
Temuan Jenazah di Pulau Enggano Belum Terkonfirmasi, DVI Masih Uji DNA Korban KM Arupadhatu 1