SuaraBanten.id - Sebanyak 26,5 ton bantuan untuk Palestina dikirim melalui Bandara Soekarno-Hatta atau Bandara Soetta Tangerang, Banten pada Minggu (5/11/2023) malam.
Bantuan untuk warga Palestina itu dilepas Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadiv Hubinter) Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Irjen Pol Krishna Murti.
Krishna mengatakan, pihaknya kini mengelola dan melepas sebanyak 26,5 ton dari 51,5 ton bantuan Pemerintah Indonesia untuk warga Palestina.
"Malam hari ini delegasi pemerintahan RI, khsusnya yang di isi oleh anggota Polri dan anggota Kemenlu di dalamnya, berangkat dengan pesawat Air Bus A330-900 dari Bandara Soetta menuju Bandara El-Arish, Mesir," katanya dikutip dari Antara.
Bantuan kemanusiaan untuk warga Palestina sebanyak 26,5 ton pada tahap kedua dikelola langsung oleh Mabes Polri ini akan dikirim langsung ke Bandara Udara Militer Mesir dan akan tiba sekitar pukul 07.00 waktu setempat.
"Yang mana bandara itu adalah bandara Militer yang baru saja dibuka oleh Pemerintah Mesir khusus menampung bantuan-bantuan dari seluruh dunia," ujarnya.
Krishna mengungkapkan, bantuan yang pengirimannya melalui pesawat Air Bus 330 ini adalah barang yang telah dikoordinasikan, baik pengadaan alat-alat kesehatan, logistik berupa makanan serta tenda dan selimut.
"Dari bantuan Polri yaitu 100 tenda pleton, satu tenda bisa memuat 50 orang, yang nantinya bisa memuat 5.000 orang serta, 1.000 selimut untuk musim dingin dan jaket musim dingin," jelasnya.
Jenderal bintang dua itu juga menjelaskan pengiriman bantuan tersebut di isi rombongan dengan sembilan anggota Polri, serta beberapa delegasi dari Kemenlu dan media.
Baca Juga: Tembus Triliunan Rupiah, Segini Biaya yang Dikeluarkan Istrael Buat Serang Palestina
"Kami mengharapkan doa restu dari seluruh warga negara Indonesia, agar seluruh bantuan yang dikirimkan pada hari ini akan tiba tepat waktu dan dapat berguna bagi masyarakat yang membutuhkan yang jadi korban konflik perang yang terjadi di Gaza," harapnya.
Sebelumnya, Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI Pahala Mansury mengungkapkan pengiriman bantuan kemanusiaan dari Pemerintah RI untuk warga Palestina di Gaza dibagi dua gelombang.
Gelombang pertama berasal dari masyarakat, Kementerian Kesehatan, dan TNI berupa alat-alat kesehatan, sanitasi, makanan, kantong tidur, dan perlengkapan musim dingin seberat total 51 ton.
Bantuan gelombang pertama diterbangkan ke Gaza menggunakan dua Pesawat C-130 Hercules bernomor ekor A-1327 dan A-1328 berasal dari Skuadron Udara 31 dan Skuadron Udara 32 TNI AU.
Kedua pesawat Hercules itu membawa total 42 kru pesawat dan dua perwira menengah TNI dari Kementerian Pertahanan yang bertugas sebagai penghubung.
Selain TNI, Mabes Polri mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Gaza menggunakan pesawat sewa Boeing 737 Garuda Indonesia.
Berita Terkait
-
Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari
-
Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
-
Hari Keenam, 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dicari hingga 6.010 NM
-
Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas
-
Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau: SAR Sisir Laut hingga Bengkulu dan Enggano
-
Alarm Kekeringan Menyala di Tangerang, Dua Kecamatan Masuk Status Awas
-
Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September
-
Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang
-
Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan