SuaraBanten.id - Sebanyak 12 orang remaja pelaku penyerangan Perumahan Pepabri di Kedung Indah, Desa Sukamekarsari, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, Banten dibekuk Satreskrim Polsek Rangkasbitung.
Penangkapan terhadap 12 remaja yang diduga telah meresahkan warga Perumahan Pepabri di Lebak, Banten berawal dari keterangan warga sekitar yang resah dengan peritiwa penyerangan tersebut.
“Ke-12 pelaku tersebut berinisial DP, DTC, KNN, RB, RM, MR, R, R, RZN, P, FH, dan RYK diamankan di berbagai wilayah yang berbeda. 1 orang pelaku masih dalam pengejaran dan dinyatakan DPO,” kata Pipih saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (31/8/2023).
Tak hanya mengamankan 12 pelaku, jajaran Polsek Rangkasbitung juga mengamankan barang bukti berupa 7 bilah senjata tajam berupa celurit berbagai ukuran yang diduga digunakan pelaku, 2 bilah golok serta sebuah bendera geng tersebut.
“Dari 12 pelaku yang diamankan, 8 di antaranya masih di bawah umur dan masih duduk di bangku sekolah,” ujarnya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Rangkasbitung Ipda Webri Rizal menambahkan, berdasarkan keterangan para pelaku, diduga motif penyerangan karena ada unsur dendam.
“Motif dari pelaku ini dendam karena sebelumnya pelaku ini pernah melakukan tawuran. Kemudian kedua geng tersebut janjian untuk melakukan tawuran lagi, namun salah satu geng tidak datang makannya pelaku yang ditangkap ini mendatangi Perumahan Pepabri Kedung Indah,” ujarnya.
Kontributor: Yandi Sofyan
Baca Juga: AHY Tak Dipilih Jadi Cawapres, Iti Oktavia Jayabaya: Copot Baliho Gambar Anies Baswedan!
Berita Terkait
-
Kemarau Bongkar Jejak Permukiman yang Tenggelam di Bendungan Karian
-
Operasi Besar-besaran! Banten Tutup 32 Tambang Ilegal
-
Agent Kim Reactivated: Saat Pertengkaran Remaja Sukses Guncang Dua Negara
-
7 Bedak yang Cocok untuk Remaja dengan Kulit Berjerawat
-
Biang Kerok Sinyal Lumpuh! Maling BTS Bikin Operator Rugi Rp60 M, Barang Dikirim ke Thailand
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove
-
Tangsel Darurat Kekerasan Anak: 118 Kasus Terdata, 34 Pencabulan Menyasar Siswa Laki-laki
-
Kasus Kekerasan Anak di Kota Tangsel 2026 Meningkat
-
Bupati Serang Dukung Pembatasan Media Digital Usia Bawah 16 Tahun