“Ada beberapa dokumen lagi yang sedang kami upayakan. Mohon doanya agar rencana mulia Pemkot Cilegon dan masyarakat ini bisa terwujud,” ungkap Guru Besar Sejarah Pemikiran Islam UIN SMH Banten itu.
Terpisah, Wali Kota Cilegon Helldy Agustian mengungkapkan, sudah selayaknya gelar pahlawan nasional disematkan kepada Ki Arsyad Thawil dan Ki Wasyid.
Karenanya, Pemkot Cilegon bergerak aktif mendorong usulan gelar pahwalan tersebut. Selain menerjunkan sejarawan, Helldy juga sudah menemui Wakil Presiden Republik Indonesia KH. Ma’ruf Amin pada Desember 2022 lalu.
"Pak Wapres mendukung upaya yang kami tempuh ini. Kami mohon doa dan dukungan masyarakat Kota Cileogn agar tokoh pergerakan Geger Cilegon lolos mendapat gelar Pahlawan Nasional," harapnya.
Terpisah, Kabid Kebudayaan Dindik Kota Cilegon Tini Suswatini mengatakan, terdapat 14 orang yang dipimpin Prof Mufti Ali mengurus pengusulan dua nama tersebut sebagai pahlawan nasional.
Belasan orang tersebut berasal dari UIN SMH Banten terdiri dari para sejarawan, sosiolog dan arkeolog.
Tini pun mengapresiasi kerja tim karena sudah berhasil mengumpulkan data sebanyak 70-80 peren.
"Tentu saja masih butuh waktu untuk diolah lagi data yang sudah ada. Nanti juga akan ada FGD (focus group discussion)," jelasnya.
Tini optimistis pada April 2023 tim akan merampungkan semua proses pengusulan Ki Wasyid dan Ki Arsyad Thawil sebagai pahlawan nasional.
Sebab sebelum HUT Kota Cilegon pada 27 April 2023, pihaknya sudah harus mengusulkan tokoh Geger Cilegon untuk meraih gelar pahlawan nasional.
Baca Juga: Mantan Bupati Pandeglang Erwan Kurtubi Meninggal Dunia
"Kita usulkan ke Gubernur Banten. Lalu dari Pemprov Banten akan mengusulkan ke Kementerian Sosial. Nanti biasanya dikaji lagi oleh Tim 13 Kemensos. Mudah-mudahan ikhtiar kita untuk menghargai jasa-jasa para pahlawan berhasil," harapnya.
Tag
Berita Terkait
-
Pelabuhan Merak Padat, 75 Ribu Pemudik Menyeberang ke Sumatera
-
Mudik Lebaran 2026: Pelabuhan Alternatif Masih 'Ecek-ecek', Pemudik Jadi Korban?
-
Mudik Lebaran 2026, Rute Commuter Line Merak Dibatasi Hanya Sampai Stasiun Cilegon
-
Pengelolaan TMPN Kalibata Dialihkan ke Kemenhan, Target Resmi Mulai 1 April 2026
-
Evakuasi WNI dari Iran Dimulai, 22 Orang Tiba di Tanah Air
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Jaga Gerbang Mudik 2026, Polisi Amankan Sabu Jumbo dan Senjata Api di Dermaga Eksekutif
-
6 Penyakit Langganan Pasca Idul Fitri yang Sering Diabaikan, Mana yang Paling Bahaya?
-
Kisah Andi di Pantai Anyer: Mengais Rezeki dari Papan Seluncur Saat Musim Libur Lebaran
-
Niat Kejar Bola ke Tengah Laut, Pemuda Asal Tapos Depok Hilang di Pulo Manuk Banten
-
Misteri Terkuak di Cipayung! 7 Fakta Kunci Kasus Pembunuhan Wanita DA yang Ditemukan Tewas Terkunci