“Alhamdulillah kami berhasil mengamankan pelaku. Adapun untuk motif ini masalah hubungan pacaran cinta segitiga antara korban, pelaku dan 1 orang laki-laki lain. Pelaku dan korban sempat pacaran terus korban punya pacar lagi dan pelaku tidak terima. Jadi motifnya sakit hati karena menurut pelaku dia diselingkuhi,” kata Shilton.
Pelaku tega mengakhiri nyawa mantan pacarnya karena tidak terima jika korban punya pacar baru. Terlebih, pelaku dan korban sudah menjalin hubungan asmara sejak duduk di bangku SMA.
Sebelum peristiwa pembunuhan itu, pelaku terakhir bertemu saat ulang tahun korban. Pelaku saat itu datang ke rumah korban memberikan hadiah.
“Sakit hati karena saya dibohongin, dikhianati. Pacaran udah hampir 5 tahun,” kata pelaku sambil tertunduk lesu.
Pelaku juga mengakui sebelum membunuh korban dirinya sempat terlibat adu mulut mengenai hubungan mereka. Ia tidak terima lantaran merasa dibohongi korban hingga nekat membunuh korban menggunakan kloset yang ditemukan pelaku di lokasi kejadian.
“Cekcok karena dia (korban) ngomongnya A tapi kenyataannya B. Nemu kloset disitu (TKP), saya repleks langsung dipukul,” ucapnya. Selengkapnya...
Penyebab kematian
Berdasarkan hasil sementara keterangan dokter forensik, penyebab kematian korban karena luka terbuka tidak rata pada bagian leher, luka lecet dan memar yang diakibatkan benda tumpul. Luka tersebut memiliki pola siku tapi tidak tajam menembus dan merobek pembuluh darah hingga mengalami pendarahan.
“Dilihat dari pola luka dan luka yang ada diduga mengalami kekerasan tumpul lebih dari dua kali, ditemukan kekerasan tumpul pada kepala, ditemukan tanda-tanda kurang oksigen pada paru-paru, ditemukan patah rahang bawah sisi kanan,” jelas Shilton.
Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah Iis Dahlia Meninggal Dunia Karena Bunuh Diri?
Isu Kekerasan Seksual dan Pembunuhan Berencana
Sebelumnya sempat beredar kabar soal korban yang menerima kekerasan seksual dari pelaku sebelum dibunuh.
“Di dalam rahim tidak ditemukan janin, hasil swab vagina ditemukan luka robek pada bagian vagina tapi luka robek lama bukan luka baru," kata Shilton.
"Artinya korban tidak mengalami kekerasan seksual pada saat kejadian. Tidak ada pemerkosaan karena luka robeknya itu sudah lama bukan luka robek baru,” imbuhnya.
Tak hanya isu dugaan kekerasan seksual, Shilton juga
membantah isu di masyarakat yang menyebut kejadian nahas itu merupakan pembunuhan berencana.
Kata dia, berdasarkan keterangan pelaku, saksi dan alat bukti yang diamankan sejauh ini tidak mengarah pada pembunuhan berencana.
Berita Terkait
-
Ngeri! Calon Saksi di PN Jakarta Barat Dikejar dan Dianiaya, Videonya Viral di Medsos!
-
Zulkifli Hasan Target PAN Banten Tiga Besar di Tanah Jawara
-
5 Rekomendasi Body Mist Wanita Tahan Lama, Wangi Fresh dan Soft Dipakai Seharian
-
Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026
-
Normalisasi Drainase Pasar Kemis, 261 Bangunan Liar Ditertibkan
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
Terkini
-
Tabrak Kerumunan Siswa SD Hingga Tewas, Kadis di Pandeglang Jadi Tersangka Tapi Tak Ditahan
-
Resmi Jadi Tersangka! Kadis DPMPTSP Pandeglang Terancam Pidana Usai Tabrak Siswa SD Hingga Tewas
-
5 Rekomendasi Sepatu Lokal Paling Hits April 2026: Kualitas Premium, Harga Bersahabat
-
6 Fakta Pembunuhan Sopir Taksi Online di Serang: Pelaku Divonis Seumur Hidup
-
Awas! Galon 'Ganula' Usia 11 Tahun Masih Beredar, 92 Juta Warga RI Terancam Bahaya BPA