SuaraBanten.id - Pimpinan pengelola gedung Ramayana Serang, Julian angkat suara pria kabar pengunjung Ramayana Serang yang pecahkan pintu kaca dan diminta ganti rugi Rp2,5 juta.
Julian memastikan pihaknya tidak meminta ganti rugi terhadap pengunjung yang memecah kaca tersebut dan menyebut kejadian itu hanyalah salah paham.
“Ini salah paham aja, semua sudah beres, saya juga gak begitu tahu persis. tapi setelah lihat videonya, dia tidak salah kok," katanya dikutip dari Bantennews.co.id (Jaringan SuaraBanten.id).
"Dan saya gak minta ganti rugi, tadi kan sudah dengar dari pengunjungnya bahwa tidak ada ganti rugi. Saya juga punya rasa kemanusiaan lah,” ujarnya.
Maeda, pengunjung mall dalam video viral tersebut, mengaku tak sengaja memecahkan kaca. Pintu tersebut pecah begitu saja saat ia keluar melalui pintu kaca tersebut.
“Saya gak tahu, saya juga kaget saat ngebuka pintu tersebut pecah. Namun pihak keamanan menahan saya dan meminta keluarga untuk datang ke Mall. Gak ada luka serius sih, cuma kaget aja,” ujarnya ditemui di Ramayana Serang, Senin (7/11/2022).
Bibi Maeda, Mita mengatakan saat ini kasus pintu kaca pecah tersebut sudah selesai. Ia dan keluarganya tidak jadi mengganti pintu mall tersebut.
Menurutnya, seharusnya pintu tersebut ada larangan untuk digunakan. Sehingga pengunjung mall Ramayana merasa aman.
“Gak jadi ganti rugi. Saat ini udah selesai. Ponakan saya juga kaget aja, kok jadi begini. Makaya saya datang ke sini, saya ingin lihat dulu seperti apa kejadiannya. Tapi alhamdulillah setelah datang ke sini, gak jadi ganti rugi,” ujarnya.
Baca Juga: Pecahkan Pintu Kaca, Pengunjung Ramayana Serang Diminta Uang Rp2,5 Juta
Berita Terkait
-
Iran Desak PBB Beri Sanksi Ganti Rugi Materiil dari Bahrain Hingga Yordania
-
2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar
-
Mediasi Tercapai! Penabrak Pagar Rumah Anak Jusuf Kalla Ganti Rugi Puluhan Juta
-
Tragedi Ponpes Al Khoziny, ICJR Desak Polisi Sita Aset untuk Ganti Rugi Korban, Bukan Sekadar Bukti
-
Sejumlah Mobil Alami Ban Bocor saat Melintas di Tol Cipularang, Pengelola Dituntut Ganti Rugi
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
-
50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
Terkini
-
Berawal dari Niat Jahat Sopir dan Kernet, Bisnis Gelap Rokok Polos di Banten Berakhir di Jeruji Besi
-
Minimalisir Terpapar Pinjol, Puluhan Mahasiswa Diedukasi Literasi Keuangan
-
Komisi III Sorot Kelebihan Bayar Rp1,5 Miliar pada Proyek RSUD Cilegon: Harus Ada Pertanggungjawaban
-
Gunung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III, Warga Pesisir Pandeglang Diminta Menjauh 5 Km
-
Gunung Anak Krakatau Level Siaga, KSOP Minta Pelaku Pelayaran Waspada