SuaraBanten.id - Dua dari delapan kota kabupaten di Provinsi Banten masuk dalam daftar 10 kota dengan biaya hidup termahal di Indonesia. Kedua kota tersebut yakni Tangerang dan Kota Serang.
Malansir Bantennews.co.id (Jaringan Suara.com), berikut daftar 10 kota dengan biaya hidup termahal di Indonesia yang memiliki biaya hidup tinggi, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).
1. Serang
Total rata-rata pengeluaran per kapita Ibu Kota Provinsi Banten ini adalah Rp3.178.430. Lalu, total rata-rata pengeluaran rumah tangganya adalah sebesar Rp13.031.561.
2. Tangerang
Berdasarkan data BPS, total rata-rata pengeluaran per kapita di Tangerang adalah sebesar Rp3.287.159 dengan total rata-rata pengeluaran rumah tangganya adalah sebesar Rp12.491.204.
3. Bekasi
Salah satu kota terpadat di Indonesia yang terletak di Jawa Barat ini mencatatkan total rata-rata pengeluaran per kapita sebesar Rp4.119.168. Sementara, total rata-rata pengeluaran rumah tangganya adalah sebesar Rp16.888.582.
4. Depok
Baca Juga: Sudah Balik ke Rutan, Fitri Salhuteru Bantah Nikita Mirzani Pura-Pura Sakit
Berbatasan langsung dengan DKI Jakarta, kota Depok dikenal sebagai rumahnya orang-orang yang bekerja di Ibu Kota. Total rata-rata pengeluaran per kapita di kota Depok adalah sebesar Rp3.424.560 dengan total rata-rata pengeluaran rumah tangganya sebesar Rp13.355.784.
5. Semarang
Ibu Kota Jawa Tengah ini mencatatkan total rata-rata pengeluaran per kapita hingga Rp3.257.315. Sedangkan total rata-rata pengeluaran rumah tangganya adalah sebesar Rp 13.680.725.
6. Surabaya
Surabaya menempati urutan kedua dengan pengeluaran tertinggi. Pengeluaran Ibu Kota Jawa Timur ini rata-rata sebesar Rp4.240.902 per kapita. Sementara itu, total rata-rata pengeluaran rumah tangganya adalah sebesar Rp16.115.429.
7. Makassar
Berita Terkait
-
Kecelakaan Maut Tol Cipali: Anggota DPRD Tangsel Ahmad Andi Wibowo Meninggal Usai Tabrak Truk
-
Biaya Sekolah Naik, Kelompok Pendidikan Jadi Penyumbang Inflasi Juli 2026
-
Inflasi RI Naik Jadi 2,88 Persen! Harga Makanan hingga Transportasi Jadi Biang Kerok
-
Karyawan Koperasi di Tangerang Disekap-Ditelanjangi Bos, Disuruh Berbuat Tak Senonoh
-
Turis Asing ke RI Tembus 7,45 Juta, Tertinggi Sejak 2019
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Ada Orang Dalam Bandara, Petugas KLIA Teridentifikasi Bantu Kopilot Selundupkan Ekstasi ke Indonesia
-
Terbukti Tarik Pungli ke Sesama PPPK, 1 ASN Pemprov Banten Dipecat Tidak Hormat
-
Takut Birokrasi Ribet dan Jalan Rusak, Warga Bawa Jenazah Bocah 8 Tahun Pakai Motor
-
Gawat! 50 Persen SPPG di Banten Belum Punya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi